breaking news New

MA Dikendalikan Secara Oligarki oleh Kelompok Nurhadi?

Jakarta, Kabarnusantara.net – Nama Nurhadi, Sekretaris Mahkamah Agung (MA), belakangan ini menyita perhatian masyarakat Indonesia. Setelah dua kali tidak merespon undangan dari Komisi III DPR, Nurhadi menjadi sorotan publik.

Selain tidak menghadiri rapat bersama DPR, panggilan KPK juga tidak dihiraukan oleh Sekretaris Lembaga Hukum tertinggi tersebut.

Sikap Nurhadi lantas menimbulkan dugaan baru dalam tubuh MA. Salah satunya adalah dugaan bahwa MA dikendalikan secara oligarki oleh kelompok tertentu.

Hakim Agung, Gayus Lumbuun, menyatakan bahwa MA turut membentuk Nurhadi.

“Beliau itu lebih dari 30 tahun di MA, artinya ia dibesarkan oleh MA, maka jelas lingkungan MA-lah yang membentuk Nurhadi”, kata Gayus di Metrotv pada Jumat, (10/06) sore.

Gayus juga menilai bahwa Nurhadi telah melakukan pembodohan publik. Penilaan Hakim Agung ini terkait dengan pernyataan Nurhadi.

“Kami dalam mengambil kebijakan melibatkan stakeholders (Komisi Yudisial)” ungkap Gayus meniru kata Nurhadi.

“Padahal kami tidak dilibatkan meskipun kami adalah kelompok primary” jelas Gayus Lumbuun.

Dugaan bahwa MA dikendalikan oleh kelompok tertentu secara oligarki juga dibenarkan oleh Gayus Lumbun.

“Mereka hanya melibatkan kelompok secondary dalam mengambil kebijakan” katanya

Menurut Gayus, Kasus Nurhadi disebabkan oleh pimpinan yang salah.

“Pemimpin lama yang salah karena sudah membentuk Nurhadi yang bermasalah hari ini” kata Gayus

Refli Harun, Pakar Hukum Tata Negara, menilai bahwa terkuaknya masalah ini disebabkan karena tidak adanya reformasi di tubuh MA.

“Kita kehilangan momentum untuk melakukan reformasi substantif di MA” ungkapnya

Menurut Refli, dunia peradilan masih butuh usaha yang luar biasa untuk menjadi peradilan yang bersih.

Selain itu, ia menilai banyaknya orang yang berkepentingan dalam proses peradilan di MA membuat feformasi di tubuh MA terganjal (But/KbN).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password