breaking news New

Pertanyaan Soal Pelanggaran HAM dan Reformasi Birokrasi Menguji Komjen Tito

Jakarta, kabarnusantara.net – Komjen Tito Karnavian menerima banyak pertanyaan seputar HAM dan reformasi Internal Polri dalam Proses Fit & Proper Test Calon Kapolri, yang berlangsung di Gedung DPR RI pada hari ini, Kamis (23/6/2016).

Salah satu pertanyaan yang keluar dari anggota Komisi III DPR RI, Abu Bakar, adalah masalah pelanggaran HAM oleh Densus.

“Selama Bapak di Densus, banyak tindakan dan dugaan pelanggaran HAM dalam proses penanganan terorisme” ungkap Abu Bakar.

“Pada tahun 2010, ada 15 orang yang salah tangkap selama proses penanganan terorisme. Dalam proses penangkapan Nurdin M Top, Densus menewaskan 10 orang,” papar Abu.

Selain soal HAM, DPR juga bertanya mengenai persoalan-persoalan klise dalam tubuh Polri.

“Peningkatan kesejahteraan prajurit harus diperhatikan. Masih banyak prajurit yang tinggal di kos-kosan,” jelas Herman Herry, Anggota DPR RI F-PDIP

Herman juga menyarankan agar mutasi anggota polisi diperhatikan serius agar tercipta keadilan di tubuh polri.

“Mutasi anggota Polri harus adil, jangan sampai memisahkan dua golongan polisi, Polisi berdarah biru dan polisi berdarah merah. Polisi berdarah biru adalah mereka yang tugasnya hanya seputar Jakarta-Bandung. Sedangkan polisi berdarah merah adalah mereka yang bertugas di daerah pedalaman dan mati kering disana,” tegas Herman.

Herman Hery juga mengusulkan agar sosialisasi Polisi ditingkatkan agar tercipta polisi yang humanis. (But/KbN)

149 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password