breaking news New

Christian Lesmana, Desainer Mobil Asal Bandung yang Mendunia

Kabarnusantara.net – Christian Lesmana, pria kelahiran Bandung, adalah desainer mobil yang mendunia. Ia tak hanya membanggakan nama Indonesia, tapi juga memiliki prestasi yang diakui di kancah dunia. 
Pada 2012 silam, pria kelahiran Bandung tersebut menyisihkan 34 mobil lainnya untuk menyabet gelar World Car of the Year 2012.

Ia dipercaya menjadi perancang mobil kelas dunia asal Jerman bernama Volkswagen atau yang lebih dikenal dengan singkatan VW. Ya, salah satu mobil yang sukses dirancang Chris adalah VW Up!

Chris menggarap VW Up! bersama dengan rekannya Klaus Bischoff dan Marco Antonio Pavone. Bahkan mobil rancangannya ini sudah dipatenkan dan terdaftar di Amerika Serikat pada tahun 2008 silam.

Dengan mengusung konsep mobil perkotaan, rancangannya ini terpilih menjadi 2012 World Car of The Year melalui seleksi yang sangat ketat dari 64 juri yang merupakan jurnalis otomotif seluruh dunia. Mobil rancangannya berhasil mengungguli dua nominator lainnya seperti BMW 3-series dan Porsche 911 serta 31 mobil lainnya.

Penghargaan ini menunjukan bahwa VW Up! memiliki detail yang terbaik dan sudah memenuhi semua aspek yang diharapkan dari sebuah mobil perkotaan, diantaranya pengemudian mobil ini sangat responsif, mesin yang efisien, suspensi yang canggih dan kualitas material yang bagus.

VW Up! dipasarkan dalam dua rancangan, yaitu dengan 3 dan 5 pintu. Namun sayangnya, mobil ini belum bisa masuk ke negara Indonesia karena terkendala oleh bahan bakar ramah lingkungan standar Euro 5 yang memang belum ada di Indonesia.

Tidak hanya itu, rancangan Chris lainnya yakni VW New Beetle juga mendapatkan pujian dan sanjungan dari pihak Volkswagen. Pimpinan Volkswagen Group, Martin Winterkorn sendiri yang memilih sketsa hasil karya Chris dari beberapa sketsa hasil rancangan yang lainnya.

Dan yang lebih mengagumkan, sketsa Chris dipakai hampir seluruhnya tanpa ada perubahan sama sekali. Pihak VW mengatakan bahwa rancangan Chris sudah sangat bagus sehingga dalam realisasinya tidak memerlukan perubahan yang signifikan.

VW New Beetle ini dirancang khusus sebagai mobil untuk para kaum wanita. Karena tuntutan pekerjaan, maka Chris harus tinggal di Jerman. Meskipun begitu, ia tetap menjadi salah satu orang yang membuat bangga Indonesia.

Untuk diketahui, ini merupakan kali ketiganya VW dinobatkan sebagai mobil terbaik setelah sebelumnya VW Polo pada tahun 2010 dan VW Golf MK VI yang unggul di tahun 2009.

Kegemaran Chris muda pada desain juga berdampak pada mobil VW kado dari ayahnya. Dia merombak tampilan VW “kodok” tersebut. Interiornya diubah dan eksteriornya dicat ulang. Kemampuannya mempercantik mobil bekas juga dipelajari dari sang ayah.

Menjadi desainer mobil adalah impian Chris sejak kecil. Dia rela melepas kuliahnya di jurusan desain produk Institut Teknologi Bandung (1988-1991) untuk mengejar cita-citanya. Dia membidik Sekolah TInggi Desain Fakultas Desain Industri jurusan desain transportasi di Pforzheim, Jerman. Chris meninggalkan kuliah di ITB untuk belajar bahasa Jerman agar bisa sekolah di Pforzheim.

Memasuki semester 6 di Pforzheim, Chris praktik selama 6 bulan (1 semester) di pabrik Volkswagen (VW), di Wolfsburg. Ternyata VW puas dengan hasil kerja Chris. Walhasil, pria yang sempat praktik dua bulan di pabrik Audi di Muenchen ini ditawari memperpanjang masa praktiknya satu semester lagi dan menyelesaikan jenjangdiplom-ingenieur–setingkat master. Tidak sampai di situ, manajemen VW menawari Chris bergabung. Sejak 1997, ia pun resmi menjadi karyawan VW.

Pada 2007, Chris bersama tim, Boris Grell, perancang interior berusia 34 tahun asal Slowakia, dan Susanne Gerken asal Jerman, perancang warna mobil, terpilih untuk mendesain The Beetle. Mereka mengalahkan tujuh proposal lainnya. “Pokoknya mobil ini mesti kelihatan cool,” kata Chris dalam wawancaranya dengan majalah intern VW, Magazin 02.8.

Hasilnya juga patut diacungi jempol. Mobil bergaya retro tersebut menjadi “bintang” di lantai pameran Auto Show Frankfurt dan di The Beetle Premiere Berlin pada 2011.

Seperti kata-kata mutiara dari Bung Karno, kisah Chris mengajarkan agar: “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit.” Tapi tentunya lewat perjuangan keras. Lalu bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda berjuang meraih mimpi Anda? (Hip/KbN)

Diolah dari berbagai sumber. 

8 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password