breaking news New

Pelaku Percobaan Bom Medan Diduga Alami Depresi

Medan, Kabarnusantara.net – Ivan Armada, tersangka percobaan bom bunuh diri di Gereja Stasi Santo Yosep Jalan Dr Mansur, Medan, masih terus menjalani proses pemeriksaan. Tersangka yang belum genap berusia 18 tahun itu ditenggarai mengalami depresi.

Seperti dilansir KabarSatu.com. Dia masih kelihatan seperti orang yang mengalami ketakutan sangat besar. Selain itu, dia trauma atas kejadian yang menimpanya, apalagi sempat dianiaya jemaat saat ditangkap,” ujar seorang polisi, sumber SP di Markas Polresta Medan, Rabu (31/8).

Polisi yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengungkapkan, Ivan seakan sedang mengalami tekanan yang berat. Padahal, penyidikan kasus oleh penyidik terhadap Ivan Armadi, ditangani secara profesional. Ivan tidak mengalami kekerasan saat disidik.

“Banyak perkembangan dari pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka tersebut. Densus Antiteror 88 yang melakukan pengembangan. Ada tersangka lain yang sedang dikejar,” katanya.

Sebelum penanganan kasus Ivan diambil alih Densus 88, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Khusin Dwihananto menyampaikan, polisi masih mendalami pemeriksaan atas keterkaitan Ivan Armadi dalam organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

“Kita memang ada menemukan kertas yang memiliki logo menyerupai ISIS. Saat diinterogasi, Ivan Armadi mengaku terinspirasi aksi teror yang menewaskan seorang pastor saat serangan di Kota Saint, Ertienne, Rouvray, Prancis,” jelasnya.

Menurutnya, situasi keamanan di tengah masyarakat masih tetap terjaga meski sempat terjadi percobaan bom bunuh diri dan rencana pembunuhan terhadap Pastor Albert Pandiangan.

“Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan pengamanan di tengah masyarakat. Seluruh gereja sudah dijaga ketat,” sebutnya.(RR/KbN)

6 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password