breaking news New

Satgas Human Trafficing Lama Dibekukan Kapolda NTT

Kupang, Kabarnusantara.net – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Brigjen Pol E Widyo Sunary telah membekukan satgas human trafficking yang lama dan membentuk satgas human trafficking yang baru. Pembekuan dilakukan sejak 5 Agustus 2016.”Satgas human trafficking yang baru ini langsung di bawah Kapolda NTT. Saya berperan sebagai penanggung jawab dan Kapolres Kupang sebagai koordinator,” kata Direskrimum Polda NTT, Kombes Pol Yudi Sinlaeloe, Kamis (1/9/2016).

Yudi mengatakan, sebanyak 60 penyidik terlibat dalam satgas yang baru dibentuk tersebut. Mereka berasal dari polres-polres di NTT yakni TTS, TTU, Belu dan Rote Ndao.

“Kalau satgas human trafficking yang lama itu artinya ada di polda, ada juga di polres tapi sekarang ini semua jadi satu sehingga polres juga terlibat,” kata Yudi.

Menurut Yudi, meskipun sudah dibekukan, tapi satgas human trafficking yang lama harus menyelesaikan tunggakan kasus yang belum diselesaikan mulai dari tahun 2011 sampai 2016. Sedangkan satgas yang baru akan menangani kasus yang baru pula.

Yudi merincikan pada tahun 2012 tercatat delapan kasus yang belum ada kepastian hukum. Tahun 2013 dari 25 kasus human trafficking, dua kasus yang SP3, sembilan kasus masih P-19 dan sisanya lidik dan sidik.

Di tahun 2014 ada 24 kasus dengan empat kasus dinyatakan P-21 dan dua kasus SP3 sehingga kasus yang belum diselesaikan sebanyak 18. Tahun 2015, dari 31 kasus, sebanyak 11 kasus sudah P-21 dan sisanya dalam penanangan.

Di tahun 2016, ada 10 kasus hingga posisi 1 Juli 2016 dan yang sudah P-21 satu kasus.”Kasus human trafficking ini harus diselesaikan agar ada kepastian hukum. Jumlah yang saya sampaikan ini hanya kasus yang ditangani di Polda NTT, belum dari polres-polres,” ungkapnya lagi.(RR/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password