breaking news New

Air Mata Sambut Korban Penipuan Calon Haji

Makasar, Kabarnusantara.net – Air mata kegembiraan berbaur haru tak terbendung menyambut kedatangan adik lelakinya itu yang baru saja tiba dari Manila, Filipina di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar di Mandai, Kabupaten Maros, Minggu (4/9) setelah menjalani penahanan di negeri tersebut.

Nurhayati meringsek masuk di antara kerumunan manusia, tak sadar dia berteriak kegirangan dan langsung memeluk Sabbang Haseng Bara (40). 

“Alhamdulillah, adik saya bisa kembali, kami semua cemas sejak menerima kabar ratusan calon haji yang berangkat melalui Filipina ditangkap oleh aparat keamanan karena dituduh menggunakan paspor palsu, padahal sudah membayar ratusan juta rupiah,” kata Nurhayati.

Sabbang, ayah tiga putra asal Kabupaten Bone tak pernah menduga bakal menjadi korban calon haji ilegal. Bertahun-tahun hasil dagangan barang campuran yang digelutinya dikumpulkan untuk berhaji, memenuhi rukun Islam kelima. Namun niatnya kandas dan bahkan harus menjalani bui di negeri orang.

Nasib serupa juga dialami Agusnadi, asal Sengkang, Kabupaten Wajo. Lelaki lajang ber-KTP Makassar itu mendaftar pemberangkatan haji melalui salah satu travel, Mei lalu. Seminggu setelah pendafaran dia berangkat ke Fiilipina dan melunasi pembayaran Rp 170 juta ongkos haji yang diminta pihak travel.

Semua korbannya percaya kepada jaringan travel yang akan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci melalui Filipina. Seperti Hamdana, warga Padewakang, Wajo yang telah membayar sekitar Rp 180 juta.

Semua surat-surat terkait pemberangkatan diselesaikan oleh pihak travel di Filipina. Dia percaya travel itu bisa memberangkatkan calon haji sebab sebelumnya memang sudah ada yang berhasil diberangkatkan melalui jalur negara tetangga di utara Indonesia itu.

“Saya yakin bisa berangkat sebab sudah ada sebelumnya calon haji yang berangkat. Apalagi orang yang ditemani berhubungan saya kenal dan percaya sebagai orang kepercayaan H Mahmud yang memang sering memberangkatkan calon haji,”katanya.

Fungsional Utama Bagian Protokol dan Konsuler di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) itu menyerahkan para korban kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Filipina, Jhoni Lumintang.

Calon jemaah tersebut tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari Filipina dengan AirAsia XT 983 STA sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka berjumlah 168 orang, 115 di antaranya turun di Makassar dan sisanya akan turun di Jakarta.

Setibanya di bandara langsung menuju ruang Imigrasi untuk menyelesaikan masalah keimigrasiannya setelah itu menuju ruangan khusus untuk mengikuti serah terima, jumlah mereka berkurang sembilan orang karena masih diminta untuk tinggal demi pemeriksaan oleh pihak Filipina.

Bunyan, mantan Dubes Bulgaria itu mengatakan, dari jumlah calon jemaah yang bermasalah masih ada sembilan orang yang tertinggal di Manila. Setelah dilakukan penjaringan oleh pihak keamanan Filipina, kesembilan orang tersebut diminta tinggal dulu.

Mereka diduga terkait dengan jaringan pemberangkatan haji asal Indonesia di Filipina dan pemerintah setempat masih membutuhkannya untuk pendalaman kasus. Sembilan orang itu diduga terlibat dalam jaringan travel dan pemerintah Filipina juga sedang menelusuri kemungkinan adanya aparat atau warga Filipina yang terlibat.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo, merasa sangat bersyukur atas tibanya warga Sulsel. “Saya berutang budi kepada Dubes Filipina yang telah ikut membantu menyelamatkan warga kami,” katanya.

“Saya sebenarnya sangat marah, rakyat saya jadi korban, mereka tidak salah. Ini bukan rakyat yang salah, kita semua yang mengurusnya yang salah,” ujar Syahrul dengan nada emosi dan menyampaikan bahwa sebulan lebih dia marah dan meminta rakyatnya dibebaskan karena itulah gunanya menjadi gubernur.

Syahrul menyatakan rasa bangga karena rakyatnya yang bermasalah di Filipina akhirnya bisa dibebaskan. Dia mengajak para korban tidak usah menyesali apa yang terjadi. “Banyak cerita tentang orang yang berniat ke Baitullah dan tak sampai, tetapi yakinlah, niat berhaji kalian yang tulus akan diterima Allah SWT,” katanya.(RR/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password