breaking news New

Cara Istimewa Dubes Polandia Memperkenalkan Indonesia di Warsawa

Jakarta, Kabarnusantara.net –Penampilan Dira Sugandi dan Lea Simanjuntak di Warsawa, Polandia pekan lalu bergaung hingga ke tanah air. Bukan hanya karena mereka sepanggung dengan komposer David Foster, namun juga karena kisah yang berbeda dan istimewa dari penampilan para penyanyi Indonesia itu. Sosok di balik perayaan HUT ke-71 RI di Warsawa itu tak lain dan tak bukan adalah Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F Gontha.

Peran Peter diceritakan oleh Dira lewat tulisannya yang kemudian dibagikan lagi oleh para netizen dan mengundang reaksi positif. 

Dira mengisahkan bagaimana konser di Ballroom Hotel Hilton, Warsawa pada Selasa (6/9/2016) lalu itu dihadiri hampir 1.000 orang. Penampilannya dan Lea mendapat apresiasi dari para penonton hingga David Foster sendiri. Banyak yang tak menyangka bahwa sebenarnya banyak penyanyi dan seniman di Indonesia yang bertalenta seperti Dira dan Lea.

“Menurut saya pribadi, konsep perayaan Hari Kemerdekaan RI yang dirumuskan oleh Bapak Dubes Peter F Gontha sangat brilliant. Perayaan Hari Kemerdekaan RI di KBRI-KBRI itu sudah biasa, but this one is really special. He really took it to another level and we gained so much respect from everyone who came that night and we received endless compliments!” tulis Dira. 

Cerita Dira itu pun ditanggapi oleh Dubes Peter Gontha. Lewat akun Facebook, Peter mengisahkan munculnya niat menyelenggarakan perayaan HUT ke-71 RI di Warsawa dengan cara yang tidak biasa. 

Peter yang bangga dengan kultur dan budaya Indonesia, melihat bagaimana negara-negara lain berpromosi dengan cara yang modern. Tak mau kalah dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, hingga Singapura, Peter pun memutar otak untuk ‘menjual’ indahnya Indonesia di abad 21. 

“Di sini kami coba mempersembahkan Indonesia yang modern. Ternyata para Duta besar Negara sahabat, masyarakat dan media setempat, tidak mengira dan kaget bahwa RI kita juga sudah berada di abad ke 21. Dikira kita masih selalu bertumpu pada dan hanya mempunyai seni budaya abad ke 8,” tulis Peter.

Dubes yang bertugas di Polandia sejak 2014 lalu ini selama ini memang gencar mempromosikan pariwisata Indonesia. Peter ingin Indonesia diperbincangkan dunia karena keistimewaannya. 

Berikut tulisan Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F Gontha seperti dilansir detikcom, Senin (12/9/2016): 

Reaksi akan tulisan Dira Sugandi sangat banyak mengundang reaksi positip dan banyak yang bertanya ingin tahu.

inilah pemikiran saya yang sederhana saja.

Saya sangat bangga akan Kultur dan heritage Indonesia.

Tapi disini Kami coba mempersembahkan Indonesia yang modern. Ternyata para Duta besar Negara sahabat /masyarakat dan media setempat, tidak mengira dan kaget bahwa RI kita juga sudah berada di Abad ke 21. Dikira kita masih selalu bertumpu pada dan hanya mempunyai seni budaya abad ke 8.

Terus terang banyak yang tanya bagaimana bikin acara ini.

Sulit dan terlalu banyak persaingan untuk hanya promosi Budaya kita saja karena bersaing dengan begitu banyak negara yang mencoba mempromosikan negaranya melalui budayanya masing2, ada Maroko, Spanyol, Mexico, Congo, Thailand dan 180 negara lain didunia yang mencoba menjual kehebatan negaranya melalui budaya negaranya masing2.

Amerika tidak penah menjual budaya Cowboy atau Indiannya, tapi menjual Teknologi dan negaranya yang modern, jadi saya coba jualan Indonesia melalui orang Indonesia yang modern.

Singapore tidak mempunyai Budaya dan hanya punya Barongsai sekali setahun pada waktu Imlek. Yang dijual Singapore adalah negaranya yang Modern.

Singapore lebih kecil dari Jabodetabek tapi mengapa Turisnya 100% lebih banyak dari kita?

Memang kita belum ada produk canggih untuk dijual, jadi jualan orangnya saja. Nanti kalau mereka, orang asing itu sudah sampai di Indonesia haram hukumnya kalau tidak kita perlihatkan umpamanya Borobudur dan semua peninggalan / heritage / budaya kita yang kaya raya itu.

Saya kok merasa rendah kalau kita selalu jualan SPA Therapist atau *TUKANG PIJIT* saja, dan terkenal mempunyai pembantu Rumah tangga Indonesia yang murah, TKI dan Itulah yang sering diomongin Orang diluar Indonesia di timur tengah / di Eropa.

Masa kita kalah terus dengan Philipina dan Korea yang selalu jualan K-Popnya! 

Mereka tau kita punya Bali. dan pantai indah, tinggal kehebatan orang Indonesia yang belum kita promosikan.

Itu saja pemikiran sederhana saya. 

We are a great Nation with Great people; 

Lets wake up and sell our country not “JUST THE WAY WE ARE” but “HOW GREAT WE ARE”!!!!

Maju terus bangsaku!(RR/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password