breaking news New

Pelatihan Kader Rakyat Dasar (PKRD), Wahana Calon Pemimpin Muda NTT yang Berwawasan Ekologis

image

Kupang, kabarnusantara.net  – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menggelar PKRD bagi mahasiswa, relawan WALHI NTT dan perwakilan petani. Pelatihan ini berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama pada 4 – 5 Oktober 2016, 6 – 7 November 2016 dan 8 – 9 Desember 2016. Kegiatan ini mengangkat tema “Wahana Calon Pemimpin Muda NTT yang Berwawasan Lingkungan”.

Direktur Eksekutif WALHI NTT, Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program yang didasari oleh mandat untuk WALHI NTT. Mandat tersebut diberikan oleh seluruh anggota di NTT dalam Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup di Maumere pada Februari 2016.

“Kegiatan ini dalam upaya menumbuhkembangkan pengetahuan ekologis bagi orang-orang muda NTT. Baik itu, dari mahasiswa, petani dan kalangan lainnya,” ungkap Umbu Wulang.

Kegiatan ini untuk membuka cakrawala pengetahuan orang muda terkait dengan berbagai persoalan ekologis di NTT. Diantaranya tentang bahaya pertambangan di pulau-pulau, krisis sumber daya air dan maraknya privatisasi daerah pesisir yang tengah marak di NTT atas nama pariwisata. Persoalan persoalan tersebut terjadi akibat kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan publik dan keselamatan ekologis.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa persoalan lingkungan merupakan persoalan kolektif, di era yang marak penyimpangan dan pencemaran lingkungan haruslah memperkuat daya juang rakyat dalam kegiatan-kegiatan dan kampanye lingkungan di masyarakat, sebab persoalan lingkungan merupakan persoalan serius yang membutuhkan pikiran dan kerja serius dalam penanganannya.

Hal tersebutlah yang menjadi acuan kritis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur membentuk pelatihan seperti ini, dan diharapkan Sahabat Alam (SHALAM) sebagai organisasi underbound WALHI NTT mampu memberikan pendidikan lingkungan dan kampanye-kampanye lingkungan hidup di masyarakat Nusa Tenggara Timur, seperti halnya yang menjadi pernyataan awal Umbu, orang muda haruslah menumbuhkan pengetahuan-pengetahuan ekologis. Sebab saat ini orang muda sebagai tonggak perjuangan tidak lagi menjadi penonton ditengah maraknya isue-isue lingkungan di daerah, melainkan menjadi penggerak utama dalam barisan perlawanan rakyat, melihat orang muda saat ini yang sudah kehilangan mental percaya diri dan terlihat apatis untuk ada dalam garis perjuangan yang sama menjadi sedikit cemas akan masa depan daerah, diharapkan program Pelatihan Kader Rakyat Dasar ini menjadi berlanjut untuk membentuk calon pemimpin muda NTT yang berwawasan ekologis. Pemimpin muda yang berwawasan ekologis harus mampu ada dalam debat kritis perlawanan rakyat dalam penolakan berbagai ketimpangan kebijakan lingkungan yang tidak pro rakyat. (Sollan/Hip/KbN)

6 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password