breaking news New

Hasan, Tukang Servis Televisi Lulus Cum Laude

Kudus, kabarnusantara.net – Ratusan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) pada hari ini, Rabu (19/10) mengikuti wisuda ke 57. Ada seorang mahasiswa yang boleh dibilang kisahnya penuh inspirasi dibanding dengan wisudawan lain.

Pasalnya, mahasiswa yang satu ini sehari-hari rela menjadi seorang tukang servis televisi untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang sarjana. Hal itu dilakukannya karena keterbatasan biaya untuk membayar uang kuliah.

Dialah Muhammad Hasan (27) mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Manajemen Fakultas Ekonomi. Diluar kesibukannya mengikuti perkuliahan ia juga menjadi seorang tukang servis televisi di rumahnya Cangkring, Karanganyar Demak.

“Bapak saya hanya guru ngaji, sedang ibu hanya seorang pedagang sayur. Jadi mau nggak mau saya harus berusaha sendiri supaya bisa kuliah. Sekalipun itu jadi tukang servis televisi,” tuturnya.

Sejak masuk UMK pada 2013 lalu,  Ia telah menjadikan profesi tukang servis televisi untuk menopang kebutuhannya mulai dari membayar biaya kuliah sampai dengan membantu kebutuhan keluarganya.

“Syukur saya bisa lulus dan hari ini ikut wisuda. Meski sampai saat ini masih tidak percaya. Apalagi dengan prestasi pujian (cum laude),” paparnya.

Menurut pria kelahiran Demak 1989 itu, wisuda adalah momentum yang istimewa. Hasan lahir dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Apalagi dengan penghasilan menjadi seorang tukang servis televisi yang tak pasti, kadang ada pemasukan tapi kadang juga tidak sama sekali.

“Pokoknya hanya bisa bersyukur itu saja. Lha wong saya ini juga telat kuliahnya. Kadang juga terpaksa tidak masuk soalnya kejar target servisan. Pas sepi kadang saya kerja lain. Pernah dulu butuh duit buat bayar kuliah saya ikut kerja teman di Rembang,” akunya.

Meski kondisi ekonomi keluarganya tak cukup baik, Hasan memasang target optimistis sejak awal. Bagaimana pun caranya, ia harus kuliah. Dia bahkan siap membagi waktu dengan bekerja paruh waktu seperti yang telah dilakukannya.

“Saya terus terang tidak apa-apa kerja apapun asal bisa kuliah dan terpenting halal,” ungkapnya.

Kini, Hasan dan keluarganya merasa lega. Pendidikan S1 yang diimpikannya sudah tercapai. Namun itu bukan target tertingginya. Usai wisuda ia akan segera “tancap gas” agar bisa melanjutkan studi lanjut ke program master.

“Saya ingin ngajar, menjadi dosen. Makanya saya harus kuliah lagi, syukur mendapat beasiswa. Pengenya sih teknik jadi bisa bermanfaat untuk profesi saya sekarang (tukang servis televisi red),” katanya (Hipatios/KbN)

150 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password