breaking news New

Walikota dan Camat Pasar Minggu Larang Jemaat GBKP Beribadah

Jakarta, kabarnusantara.net – Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) yang berada di wilayah Pasar Minggu tidak diperbolehkan beribadah seperti biasanya pada hari ini, minggu (23/10). 

Biasanya Ibadah GKBP dimulai pada pukul 08.00 WIB di Kantor Kecamatan, sebagaimana yang dilakukan selama dua minggu terakhir. 

“Jam 07.00 pagi jemaat yang sudah tiba di lokasi kantor camat tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. Pintu gerbang kantor kecamatan di tutup dan dijaga satpol PP” ungkap Pdt. Penrad Siagian. 

Kronologi Pelarangan:

1. Ibadah GBKP di kantor kecamatan sebagaimana telah dilakukan 2 minggu terakhir, dimulai setiap jam 08.00 pagi.

2. Hari ini, Minggu 23 Oktober 2016, Pkl. 07.00 pagi jemaat yang sudah tiba di lokasi kantor Kecamatan Pasar Minggu tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. Pintu gerbang kantor kecamatan ditutup dan dijaga Satpol PP.

3. Ketika jemaat meminta untuk dibuka, petugas Satpol PP mengatakan perintah Camat Pasar Minggu Eko Kardianto tidak memperbolehkan jemaat GBKP Pasar Minggu untuk masuk.

4. Hingga kini, jemaat masih bertahan di depan gerbang kantor Kecamatan Pasar Minggu.

Camat dan  Walikota Membangkang Instruksi Gubernur

Sesuai dengan Perber 2006 Pasal 28 ayat 3 Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menginstruksikan Walikota Jaksel Tri Kurniadi agar memfasilitasi pengurusan ijin rumah ibadah bagi GBKP Pasar Minggu.

Selama dalam proses fasilitasi inilah, Gubernur menginstruksikan agar GBKP Pasar Minggu sementara waktu beribadah di kantor Kecamatan Pasar Minggu.

Tetapi, Instruksi Gubernur tersebut diterjemahkan Walikota Jaksel dengan mengarahkan GBKP Pasar Minggu untuk direlokasi ke daerah Kecamatan Pasar Minggu di samping kantor Koramil yang ternyata daerah tersebut adalah jalur hijau. Atas usulan Walikota tersebut, Majelis Jemaat GBKP Pasar Minggu menolak dan karena itu akan mengurus ijin di tempat ibadah yang lama sebagaimana instruksi Pak Ahok, Gubernur DKI.

Hingga kini, berdasarkan perkembangan yang ada, Walikota Jakarta Selatan tidak melakukan proses fasilitasi sebagaimana instruksi gubernur. Bahkan terkesan mengarahkan pada relokasi yang tidak pasti dan menghambat proses peribadahan GBKP Pasar Minggu.

Hari ini, Minggu 23 Oktober 2016, tanpa pemberitahuan dari pihak Walikota dan Camat, GBKP tidak diijinkan beribadah di Kantor Kecamatan Pasar Minggu. 
Jakarta, 23 Oktober 2016

Pdt. Penrad Siagian 081213825450

2 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password