breaking news New

Disomasi Bupati, Anggota DPRD ini Menilai Bupati Tidak Paham Tatib DPRD

RUTENG, Kabarnusantara.net – Menjawab Somasi Bupati Manggarai, DR. Deno Kamelus,SH,MH, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Marselinus Nagus Ahang mengatakan Somasi yang dilayangkan Bupati Manggarai adalah sebuah proses pengkerdilan cara berpikirnya sebagai Bupati, karena dia tidak memahami Tatib (Tata Tertib, red.) DPRD di mana saya punya hak imunitas.

Hal itu disampaikannya pada sejumlah awak media di Kantor DPRD Manggarai, di Ruteng, Jumat, 25/11/2016.

Dikatakan Marsel, pada pasal 29 Tatib DPRD Kabupaten Manggarai berbunyi Anggota DPRD tidak dapat dituntut di depan pengadilan karena pernyataan, pertanyaan, dan atau pendapat yang dikemukakan secara lisan atau pun tertulis dalam rapat DPRD maupun di luar rapat DPRD yang berkaitan dengan fungsi, tugas, dan wewenang DPRD,” ujarnya.

Pernyataan saya yang dimuat dibeberapa media, baik cetak maupun media Online jelas berkaitan dengan Pembahasan RAPBD 2017.

Terkait penyataannya kontroversialnya yang menilai “Bupati arogan”, Ahang mengaku tak akan meminta maaf.

“Saya tak akan meminta maaf dengan pernyataan itu. Justru saya minta Bupati Manggarai yang harusnya lebih dulu meminta maaf. Pernyataan saya kan bukan tanpa dasar, tetapi dipicu oleh sikap eksekutif yang mencoret semua aspirasi DPRD yang didapat saat reses. Yang perlu diingat, reses itu menggunakan uang rakyat. Jika tidak diakomodir, kenapa harus dibahas di DPRD, kan begitu,” ujarnya.

Dirinya juga menantang Bupati Manggarai agar tidak hanya melayangkan Somasi, tetapi silahkan menggugat dirinya di Pengadilan.

“Jika Bupati Manggarai tidak puas, silahkan teruskan ke proses hukum lanjutan. Saya tantang Bupati gugat saya di pengadilan,” ujarnya tegas.

Sebelumnya diberitakan, pernyataan Anggota DPRD Manggarai, Marselinus Nagus Ahang yang menilai “Bupati arogan dan lebih pada melayani kepentingan Bupati” terkait pembahasan RAPBD Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2017, berujung Somasi. Dalam suratnya yang diterima Kabarnusantara.net, Jumat, 25/11/2016, Bupati Manggarai, DR. Deno Kamelus,SH,MH melalui kuasa hukumnya Expatrindo Law Office, Fransiskus Ramli dan Rekan, melayangkan Somasi atau peringatan tertulis kepada Marselinus Nagus Ahang terkait pernyataannya di salah satu media yang mengatakan “….ada kesan Bupati Manggarai mengatur DPRD sehingga RAPBD 2017 yang akan dibahas lebih pada melayani kepentingan Bupati. Kami akan boikot pembahasan RAPBD 2017 jika Bupati arogan begini”.

Somasi itu disampaikan dalam surat dengan nomor 112/XI/2016/NLT.PID/ELO per tanggal 23 November 2016 kepada Marselinus Nagus Ahang. Untuk dan atas nama kliennya, Fransiskus Ramli menulis bahwa Somasi itu didasari atas pernyataan Marselinus Nagus Ahang yang menyebutkan “Bupati arogan” menunjukkan sikap Ahang yang tidak menjunjung tinggi adat dan budaya timur serta melanggar norma sopan santun.

Selain itu, tulisnya, pernyataan Ahang termasuk perbuatan yang dilarang Undang-Undang sebab dilakukan secara sengaja, tanpa hak, dan bertujuan untuk menyerang nama baik klien kami agar diketahui umum sebagai “Bupati arogan”.

“Dengan demikian perbuatan Ahang tersebut telah menyerang kehormatan atau nama baik klien kami menjadi tercemar dan rusak,” tulisnya.

Dituliskannya bahwa konstitusi telah memberi perlindungan terhadap harkat dan martabat seseorang sebagai salah Hak Asasi Manusia, termasuk kepada klien kami. Perlindungan hukum diberikan kepada korban, bukan kepada orang lain yang tidak dapat menilai sama seperti penilaian korban. Karena itu, pihaknya memperingatkan Ahang secara tertulis agar sesegera mungkin mencabut pernyataan yang mengatakan “Bupati arogan”. Dalam Somasi yang diterima wartawan itu, pihak Pengacara Bupati Deno Kamelus meminta Ahang menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada kliennya dengan tata cara Budaya Manggarai dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media cetak dan media online. Ahang juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Jika dalam waktu 7 hari Ahang tidak memenuhi beberapa butir tuntutan tersebut, maka pihaknya akan menempuh semua jalur hukum yang diperlukan,” tulis Ramli. (Alfan Manah/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password