breaking news New

RAPBD 2017 Terlambat Disahkan, DAU Kabupaten Manggarai Terancam Dipotong

RUTENG, Kabarnusantara.net-
Tenggat waktu pembahasan dan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2017 antara eksekutif dan legislatif sudah usai. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai menyatakan siap menerima resiko pinalti dari Pemerintah Pusat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Peos di Ruteng, Rabu, 30/11/2016.

Berdasarkan UU 23 Tahun 2014, Kementerian Dalam Negeri memberikan tenggat waktu pengesahan RAPBD 2017 hingga 30 November 2016. Jika tidak selesai, sesuai aturan Kabupaten Manggarai akan dikenakan pinalti berupa pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) seperti yang diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 pasal 321 ayat 2.

Tidak hanya itu, di dalam pasal itu juga disebutkan sanksi administrasi berupa tidak dibayarkannya gaji Kepala Daerah dan anggota DPRD selama 6 bulan.

“Pembahasan RAPBD 2017 baru selesai hari ini di tingkat komisi. Tiga hari ke depan kami bersama eksekutif akan bahas kembali di Badan Anggaran. Setelah itu fraksi-fraksi yang ada menyatakan pendapat akhir fraksi apakah menerima atau menolak RAPBD yang telah dibahas itu. Kemudian baru dilakukan asistensi ke Biro Keuangan di tingkat Provinsi NTT di Kupang,” terangnya.

Jika dalam keadaan normal, tanggal 20-an Desember 2016 mendatang RAPBD tersebut sudah bisa ditetapkan menjadi APBD Manggarai 2017.

Karena keterlambatan itu mesti kami terima sebagai resiko.

“Yah, kami siap terima resiko tidak terima gaji selama 6 bulan,” ujarnya pasrah.

Namun, menurut Peos, pihak Kementerian Dalam Negeri akan menelusuri siapa yang salah dalam hal ini, apakah eksekutif ataukah legislatif.

Yang pasti, ujar Peos, waktu pembahasan RAPBD 2017 di DPRD sangatlah mepet. Betapa tidak dokumen KUAPPAS yang sudah disepakati baru diserahkan ke DPRD pada 17 November 2106 yang lalu.

“Kami hanya punya waktu 2 Minggu membahas ini. Ditambah tiga hari mogok sidang, jadinya terlambat,” ujarnya dengan raut wajah kecewa. (Alfan Manah/Hipatios/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password