breaking news New

Pajak Galian C Dinilai Mencekik, Pengusaha Jasa Konstruksi Minta Perda Direvisi

RUTENG, Kabarnusantara.net – 
Pajak Daerah Galian C sebesar 25% dari koefisien pemakaian material Batu dan Pasir dinilai sangat mencekik. Sejumlah pengusaha Jasa Konstruksi meminta Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 direvisi.

Bonifasius Sumar kepada Kabarnusantara.net Senin, 12/12/2016, di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan dalam Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Manggarai Nomor 2 Tahun 2011 Pasal 41 Tentang Pajak Daerah berbunyi “Tarif Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan ditetapkan sebesar 25%”.

“Tarif ini sangat memberatkan pengusaha Jasa Kostruksi. Karena itu perlu direvisi,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Manggarai periode 2009 – 2014 itu.

Ia menilai, Tarif Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan sebesar 25% ini sangat tidak berpihak pada kemajuan bidang Jasa Konstruksi di Kabupaten Manggarai. Sementara, ujarnya, kewajiban utama berupa PPN dibebankan ke pengusaha Jasa Konstruksi sebesar 10%, ditambah PPH sebesar 2%.

Menurutnya, mutu proyek dipengaruhi oleh beban Pajak Daerah yang terlampau besar ini. Selain itu, lanjut Sumar, mutu proyek yang rendah bukan hanya dikarenakan kondisi alam dan kelalaian pemakai Jasa Konstruksi, tetapi juga dimulai dari pelelangan yang memenangkan pengusaha Jasa Konstruksi yang mengajukan penawaran terrendah.

Dalam hal ini, ujarnya, ada faktor kekeliruan menterjemahkan aturan yang menguntungkan Negara. Demikian juga Pajak Daerah Galian C yang sangat tinggi adalah bagian dari kebijakan yang berdampak pada kurangnya mutu pekerjaan Jasa Konstruksi di Manggarai.

Senada dengan itu, salah seorang Pengusaha Jasa Konstruksi, Dedy Ongkor mengatakan Pajak Daerah Galian C sudah sangat memberatkan pihaknya.

“Kebijakan ini sangat memberatkan kami pak. Bayangkan dari Pagu 1 Miliar Rupiah lebih, saya harus membayar Pajak Daerah Galian C sebesar 67 Juta Rupiah,” ujarnya.

Selain itu, salah seorang Pengusaha Jasa Konstruksi, Vinsen mengatakan dirinya dipercayakan membangun Telford atau Jalan Berbatu dengan Pagu 59 juta Rupiah, dan harus membayar Pajak Daerah Galian C sebesar Rp 5,7 Juta.

“Ini sangat memberatkan kami pak. Karena itu kami minta, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Manggarai agar merevisi Perda ini,” ujarnya.

Menurutnya, Pajak Daerah Galian C sebesar 25% adalah pajak daerah terbesar jika dibandingkan kabupaten lain di wilayah NTT. (Alfan Manah/Hip/KbN)

14 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password