breaking news New

Tanggapi Dinamika Pilkada, KOMAP STPMD Gelar Diskusi Publik

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa, KOMAP STPMD “APMD”, menggelar kegiatan diskusi publik pada hari Rabu, (7/12/2016) di Hall STPMD “APMD Yogyakarta.

Kegitan tersebut merupakan tanggapan atas konstelasi pilkada yang akhir-akhir ini memanas, khususnya perhelatan pilkada di DKI Jakarta yang sarat dengan isu-isu SARA. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk penyediaan ruang diskusi yang rutin dilaksanakan oleh KOMAP.

Diskusi Publik tersebut dihadiri oleh hampir sebagian mahasiswa Ilmu Pemerintahan STPMD”APMD”, mahasiswa Program Pascasarjana Administrasi Negara UGM, dosen dan beberapa perwakilan mahasiswa dari kampus lain.

Diskusi yang diselenggarakan oleh organisasi himpunan mahasiswa jurusan tersebut bertema “Pilkada: Politik Identitas dan Sentimen SARA”.

Diskusi yang dimoderasi langsung oleh Fajar Sidik selaku dosen STPMD”APMD”, berlangsung serius dan disambut antusias oleh para peserta yang hadir.

Amalinda Savirani, anggota JPP Fisipol UGM, dalam paparan materinya, melihat perhelatan pilkada yang sedang terjadi dari segi ekonomi politik.

Menurutnya, mata indonesia yang saat ini hanya fokus pada konstelasi pilkada di DKI Jakarta merupakan bagian dari pertarungan atas kekuasaan ekonomi. Sebab, Jakarta dilihat sebagai barometer ekonomi Indonesia sehingga memunculkan banyak pertarungan-pertarungan. Alhasil, pilkada yang digelar di daerah lain seakan luput dari perhatian publik.

“Ekonomi politik menjadi hal yang perlu dicermati atas tertujunya mata Indonesia pada dinamika pilkada DKI Jakarta, yang seakan menutup mata atas dinamika pilkada di beberapa daerah di Indonesia yang menggelar pilkada serentak”, jelas Linda.

Hal itu dipertegas lagi oleh Eko Prasetyo, aktivis HMI yang juga pemateri dalam diskusi ini. Ia melihat keberadaan politik saat ini seakan menjadi sesuatu yang sangat misterius.

Ia mencontohkan fenomena ketika massa yang dikumpulkan cenderung dikonsolidasi atas nama agama, bukan didasari atas pertimbangan rasional dan akal sehat untuk melihat hal yang subsatansial dalam pilkada.

Kemudian politikpun tidak menjadi kritis lagi, yang semestinya dijadikan ajang untuk mencari hal-hal yang mendasar dan berkeutamaan dalam pilkada. Alhasil wajah politik saat ini terjebak dalam wajah konservatisme, dimana fenomena mengasah kepedulian kemudian diadili.

“Politik SARA adalah suatu hal yang kemudian mempolitisasi ide-ide kreatif, kritis dan mumpuni dimana daya kritis politik tidak terlihat lagi dan kebenaran, keadilan semuanya dipolitisasi sehingga gerakan politikpun kehilangan energi alternatif maupun energi subversif”, ungkap Eko.

Eko juga berharap penuh terhadap pihak perguruan tinggi agar sanggup membentuk kultur masyarakat argumentatif yang kemudian menggembalikan manusia pada akal sehat atau rasionalitasnya.

“kampus adalah ladang untuk melahirkan jiwa-jiwa heroisme yang sanggup medamaikan dengan membentuk masyarakat argumentif. Menyikapi situasi pilkada yang dihiasi sentimen SARA saat ini, mahasiswa pun menjadi agen penting untuk mendamaikan situasi ini” tegas Eko.

Ketua KOMAP, Ulrichus Anjel Asfram dalam kesempatan yang sama mengatakan, diskusi publik tersebut dibuat tentunya untuk menciptakan kultur akademik yang baru. Diskusi bertujuan untuk melahirkan perspektif baru baik di kalangan akademisi maupun masyarakat. Ia berjanji untuk meneruskan kegiatan diskusi publik KOMAP ini dengan tema-tema aktual dan kritis.

“Terkait kegiatan diskusi publik KOMAP dan tema yang diangkat ini, merupakan sebuah upaya KOMAP untuk meningkatkan kualitas akademis mahasiswa dengan memperbayak penyedian ruang-ruang akademik mahasiswa STPMD “APMD”, dan diskusi ini merupakan sebuah tanggapan serius atas isu-isu yang sangat stategis”, pungkas Asfram.

Pria asal Manggarai Timur-Flores itu juga mengharapkan agar kegiatan diskusi tetap dipertahankan dan semakin intens dilakukan demi menciptakan mahasiswa dan masyarakat yang komunikatif. (Astramus Tandang/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password