breaking news New

Pencatutan Nama Jaksa Dalam Kasus Dugaan Korupsi Di Dinkes Manggarai Timur

RUTENG, Kabarnusantara.net –  Gencarnya pemberitaan media tentang langkah-langkah hukum yang diambil pihak Kejaksaan Negeri Ruteng dalam penanganan kasus dugaan korupsi Pengadaan Barang Habis Pakai dan Reagentia di Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, dimanfaatkan oleh pihak yang mencoba memancing di air keruh. Sejumlah Jaksa di Pengadilan Negeri Ruteng dicatut namanya oleh oknum tak dikenal yang mengaku sebagai Jaksa yang menangani perkara tersebut.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Ruteng, Ida Bagus Putu Widnyana kepada wartawan membenarkan adanya aksi pencatutan namanya dan sejumlah Jaksa dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Nama saya dicatut oleh oknum tak dikenal. Oknum tersebut menelpon dan menghubungi kerabat dekat tersangka via telepon dan SMS dan mengatakan bahwa dirinya adalah Jaksa yang menangani kasus tersebut,” tutur Ida Bagus Putu Widnyana, Rabu, 15/12/2016, di Kantor Kejaksaan Negeri Ruteng.

Ada pun sejumlah Jaksa yang dicatut namanya antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Ruteng, Agus Riyatno, Kasipidum Salesius Guntur dan Kasipidsus Ida Bagus Putu Widnyana.

Belum diketahui persis apa motif dari pihak yang mencatut nama sejumlah Jaksa di Kejaksaan Negeri Ruteng tersebut.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ruteng, Salesius Guntur kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya mengetahui adanya upaya pencatutan namanya dari telpon Heri Jemadu yang adalah seorang PNS di Kantor Camat Borong.

Dirinya menyayangkan aksi pencatutan nama Jaksa yang membuat kredibilitas Jaksa menjadi buruk di mata masyarakat.

Karena itu, ia menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan modus aksi pencatutan nama Jaksa tersebut.

Saat ditanya wartawan soal langkah-langkah yang akan diambil terkait aksi pencatutan nama tersebut, Guntur mengatakan sekalipun pihaknya merasa dirugikan namun pihaknya belum mengambil langkah-langkah hukum terkait aksi tersebut.

Selain karena oknum pencatut nama Jaksa belum diketahui, juga pihaknya menilai ini upaya pengalihan isu yang dapat mengganggu konsentrasi pihaknya dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Ruteng telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Barang Habis Pakai dan Reagentia senilai Rp 894 juta yang dikerjakan PT. Jehovah Rafa. Dalam pelaksanaannya kontraktor tidak menuntaskan pekerjaan. Sampai masa kontrak selesai kontraktor hanya menyelesaikan 55% pekerjaannya.

Ketiga tersangka itu antara lain, Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur, dr. Philipus Mantur yang ditetapkan sebagai tersangka pada 22 September 2016 lalu. Sekretaris BAPPEDA Manggarai Timur, Kasmir Gon yang ditetapkan sebagai tersangka 1 Desember 2016 lalu dan Sekretaris Dinas Kesehatan, Sulpisius Galmi, yang ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Desember 2016.

Selain itu, pihak Kejaksaan Negeri Ruteng masih mengantongi sejumlah nama untuk dikembangkan dalam penyelidikan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, Heri Jemadu belum dapat dikonfirmasi. (Alfan Manah/Hipatios/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password