breaking news New

Bupati Manggarai Lantik 42 Kepala Desa Terpilih Dalam Pilkades Serentak

Foto bersama Bupati dan Forkompimda dan Kepala Desa yang baru dilantik (foto: kabarnusantara.net)

RUTENG, Kabarnusantara.net – Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus,SH,MH melantik 42 Kepala Desa Terpilih, di Gedung Manggarai Convention Center (MCC), Senin, 19/12/2016.

Pada kesempatan itu Bupati Deno menegaskan kembali bahwa kepala desa terpilih dan semua kepala desa semestinya menjadi pelopor pembangunan, pelopor dalam menjaga dan merawat semua hasil pembangunan yang telah dicapai. Hal yang sama pernah disampaikannya dalam pidato Bupati Manggarai, pada peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Diakui Deno, bahwa apa yang diharapkannya itu belum sepenuhnya terjawab

Tugas kepala desa adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Dalam urusan pemerintahan, Kepala Desa memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa. Siapa itu pemerintahan desa. Ada unsur BPD di sana, ada unsur pendidikan di sana, ada unsur kesehatan di sana. Guru-guru itu juga bagian dari pemerintahan yang ada di desa. Semua orang  yang gajinya dibayar dari APBN dan APBD itu masuk kategori unsur pemerintah. Ada unsur lain di desa. Tugas seorang kepala desa adalah bagaimana memimpin mereka semua untuk dapat bekerja sama dalam membangun desa,” ujarnya.

Kepala desa juga berwenang mengangkat dan memberhentikan perangkat desa.

Bupati Deno juga meminta perhatian Kepala Desa yang baru dilantik agar jangan serta merta mengangkat dan memberhentikan perangkat desa.

“Saya minta perhatian kepala desa soal ini, agar mengikuti regulasi. Jangan sampai setelah hari ini dilantik, besoknya kamu ganti semua perangkat desa. Jangan serta merta. Bagaimana pun juga perangkat desa yang lama itu mempunyai pengalaman, mereka sudah bekerja cukup lama,” ujarnya.

Karena itu, Deno meminta agar jangan ada dendam politik dalam menentukan perangkat desa, ikut regulasi.

Urusan berikutnya, ujar Deno, memegang kekuasaan pengelolaan keuangan dan aset desa. Di sini butuh kemampuan manajemen. Di dalam manajemen ada perencanaan, ada pelaksanaan, ada pengawasan dan ada evaluasi.

“Pengelolaan keuangan juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu, Deno yakin bahwa kepala desa yang baru terpilih punya kemampuan soal itu, namun tetap dibutuhkan kemampuan belajar, dan belajar.

“Dan jangan lupa, semua perencanaan pembangunan yang ada di desa harus melibatkan partisipasi semua unsur masyarakat desa,” ujarnya mengingatkan.

Urusan lain kepala desa adalah menetapkan peraturan desa, menetapkan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Desa dan membina keamanan dan ketertiban di desa.

Untuk keamanan dan ketertiban di desa, Bupati Deno menegaskan agar Sistem Keamanan Lingkungan harus digalakkan di desa dan secara dini mendeteksi potensi gangguan keamanan di desa.

“Kepala desa dihimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap pendatang atau orang baru di desa. Kepala desa harus tahu setiap orang baru yang masuk desa,” tandas Deno.

Pantauan Kabarnusantara.net, dari 42 kepala desa yang dilantik, ada seorang kepala desa perempuan, yaitu Kepala Desa Satar Ngkeling, I Gusti Ayu Kadek Sri Astuti.

Setelah pelantikan, Bupati Deno memimpin Rapat Kerja dengan para kepala desa terpilih. (Alfan Manah/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password