breaking news New

Ini Perempuan Bali Pertama yang Terpilih Jadi Kepala Desa di Manggarai NTT

Ket Foto; Kepala Desa Satar Ngkeling, I Gusti Ayu KD Sri Astuti, didampingi suami, Sersan Dua, Agustinus Rame(Foto: Kabarnusanara.net)

RUTENG, Kabarnusantara.net -I Gusti Ayu KD Sri Astuti, perempuan kelahiran Berambang Bali, 10 Maret 1980 ini, terpilih menjadi Kepala Desa, Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT. Ia dilantik Bupati Manggarai, Deno Kamelus pada Senin, 19/12/2016.

Ia merupakan satu-satunya kepala desa perempuan yang terpilih dalam pemilihan kepala desa secara serentak pada 1 November 2016 lalu.

Kepada Kabarnusantara.net, ia mengatakan motivasinya untuk maju dalam pemilihan kepala desa Satar Ngkeling didasari pada keprihatinannya akan kondisi ekonomi keluarga di desa itu.

“Ada anak-anak yang putus sekolah. Ada banyak keluarga petani yang miskin dan kondisi rumahnya pun tidak layak huni. Hal-hal itulah yang menggugah saya untuk maju. Syukurlah saya terpilih,” ujar alumnus salah satu SMK di Bali, jurusan Tata Boga itu.

Ia pun berjanji akan memajukan Desa Satar Ngkeling dan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya yang telah mempercayakan dirinya memimpin desa itu enam tahun ke depan.

Ayu, begitu ia disapa, baru lima tahun menetap di desa itu mengikuti jejak sang suami, Agustinus Rame yang adalah seorang prajurit TNI. Sang suami adalah Babinsa yang bertugas di Kecamatan Satarmese. Sebelumnya mereka berdomisili di Bali.

Ia pun menjadi perempuan Bali pertama yang terpilih menjadi Kepala Desa di Kabupaten Manggarai NTT.

Ibu dari Kristian Gusti Luis dan Richardo Luki Kolin itu terpilih dengan meraup 368 suara dan mengalahkan perolehan suara dari keempat pesaingnya yang adalah putra asli Desa Satar Ngkeling.

Sementara itu, Serda TNI Agustinus Rame kepada Kabarnusantara.net mengatakan Ibu Ayu orangnya ramah, menyatu dengan keluarga dan pandai bergaul.

Ayu juga di mata sang suami adalah orang yang sangat menghormati adat dan budaya Manggarai. Bahkan jika dibandingkan dengan dirinya, kedekatan sang istri pada keluarga-keluarga petani di desanya sangat luar biasa.

Menurut Serda Rame, istrinya itu sosok wanita yang mudah berempati pada sesamanya di kampung.

“Kebaikan, ketulusan dan kedekatannya pada sesama saudara di desa Satar Ngkeling yang membuat istrinya terpilih,” tutup Serda Rame.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus pun menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya I Gusti Ayu KD Sri Astuti, sebagai Kepala Desa Satar Ngkeling.

“Saya bangga, ada perempuan Bali terpilih menjadi kepala desa di Manggarai NTT ini. Kebanggaan saya juga kepada rakyat Manggarai yang memilih pemimpin tidak lagi karena pertimbangan Suku, Agama dan Ras,” ujar Deno sumringah.

Di mata Deno, ini pertanda bahwa Demokrasi di Manggarai sudah maju, bahkan sefenomenal Amerika yang memilih Barack Obama sebagai Presiden Amerika kulit hitam pertama dalam sejarah Amerika Serikat.

“Tidak berlebihan jika saya katakan, demokrasi politik di negeri ini bisa bercermin pada NTT yang demokrasinya damai tanpa ada SARA. Ini bukti bahwa kita orang Manggarai, orang NTT sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi,” tandas Deno. (Alfan Manah/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password