breaking news New

Alokasi Dana Desa Mencapai 178 Miliar, SDM Aparatur Harus Terus Dibenahi

RUTENG, Kabarnusantara.net – Perhatian pemerintah dari aspek anggaran pembangunan untuk desa meningkat secara signifikan. Hal itu tampak jelas dari dinaikkannya dana transfer ke desa di Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran (TA, red.) 2017 mencapai 178 Miliar lebih.

Meningkatnya perhatian pemerintah dari sisi anggaran untuk desa mesti diimbangi dengan meningkatnya perhatian pemerintah pada aspek sumber daya manusia aparatur desa.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD, red.) Kabupaten Manggarai, Wilibrodus Ganggut, di Ruteng, Selasa, 27/12/2016.

Dikatakannya, pagu indikatif Dana Transfer ke Desa Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 178.578.144.501. Dana tersebut akan ditransfer ke 145 desa yang ada di Kabupaten Manggarai TA 2017 dengan rata-rata dialokasikan sebesar Rp 1,2 Miliar per desa.

60% dari Alokasi Dana Desa tersebut diperuntukkan bagi pembangunan dan 40% lainnya diperuntukkan bagi operasional pemerintahan desa.

Menurut Willy Ganggut, hasil evaluasi BPK atas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Manggarai tahun 2015 yang lalu cukup menggembirakan.

“Untuk pertanggungjawaban pengelolaan dana desa di tahun 2015, kita berada pada posisi aman hingga 90%. Dari sisi administrasi ok, dan pertanggungjawaban ok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ganggut mengatakan dalam pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya, BPK menilai pengelolaan dana desa di Kabupaten Manggarai sudah berjalan baik, walaupun terdapat sejumlah catatan seperti terlambat menyerahkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ, red.).

Yang penting, ujar Ganggut, jangan uangnya yang hilang, atau fisiknya yang jadi persoalan.

“Kalau sekedar terlambat menyampaikan SPJ itu saya kategorikan wajar-wajar saja. Habis Satuan Kerja Perangkat Daerah yang besar saja kadang-kadang terlambat menyampaikan SPJ,” ujarnya.

“Mudah-mudahan di akhir tahun 2016, pihak aparat desa bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Dana transfer ke desa sebesar Rp 178 miliar lebih itu bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 116.291.529.000, Dana Perimbangan sejumlah Rp 58.963.896.305 dan Pajak serta Retribusi Daerah mencapai Rp 3.322.689.196.

Sementara di tahun 2016, transfer dana desa yang bersumber dari APBN sebesar Rp 90 miliar, atau bertambah 100% jika dibandingkan dengan Tahun 2015 sebesar Rp 45 miliar.(Alfan/Hipa/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password