breaking news New

Lapor Habib Rizieq ke Polisi, Tim Kuasa Hukum PMKRI Berbenah Diri

Jakarta,Kabarnusantara.net-Pasca laporan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) atas Habib Rizieq, Tim hukum mereka mulai berbebah diri, terus mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengang kasus tersebut.

Tim yang dipimpin pengacara senior Petrus Selestinus itu direncanakan akan mengadakan rapat perdana malam ini, Minggu (01/01/2017) diperkirakan akan hadir sekitar 100 dari 141 lawyer yang dengan sukarela telah mendaftar dan menyerahkan copi kartu Advokatnya.

Tentang pembentukan Tim hukum itu, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Angelo Wake Kako, kepada Kabarnusantara.net di Jakarta, pada Minggu (01/01) mengatakan sebagai organisasi yang anggotanya masih studi, mereka membutuhkan support dari praktisi-praktisi hukum profesional.

“Kebetulan banyak kalangan alumni kami (Forkoma PMKRI) yang berprofesi lawyer, jadi kami minta mereka mendampingi untuk memastikan langkah-langkah yang kami tempuh tetap dalamm koridor hukum”, tegas Angelo.

Sementara itu ketua Forkoma PMKRI Hermawi Taslim, menjelaskan bahwa pengaduan PMKRI atas Habib Rizieq janganlah diterjemahkan sebagai potensi konflik antar agama. Tapi, jelas Hermawi, ini murni urusan penistaan. “Siapa pun berpotensi mengalami penistaan”, katanya.

Ia berpendapat bahwa masalah ini telah menyentuh aspek kehidupan berbangsa yang paling hakiki. “Jadi ini persoalan mendasar yang perlu diluruskan oleh seluruh exponen anak bangsa”, ungkapnya.

Oleh karna itu lanjut Taslim Tim hukum bentukan PMKRI ini tidak melulu beranggotakan alumni PMKRI tapi mewakili seluruh komponen anak bangsa.

“Ada banyak para aktivis kebangsaan, aktivis HAM dan sejumlah exponen alumni kelompok cipayung seperti : Saor Siagian dari alumni GMKI, Abdul Qodir dan Moh.Haerul Amri dari alumni PMII serta Marcel Ado Wawo dari alumni GMNI”, tegas Hermawi.

‎Saat ini, Petrus Selestinus dan kawan-kawan sedang berada di Polda Metro jaya, mendampingi Angelo dan kawan-kawan yang diundang untuk memberi penjelasan tambahan atau klarifikasi atas laporan yang telah mereka buat beberapa hari lalu. (Ervan/KbN). 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password