breaking news New

Ini Alasan Sidang Lanjutan Ahok Dipindah ke Jakarta Selatan

Jakarta, kabarnusantara.net – Sidang lanjutan kasus dugaan penodaan Agama Islam yang dilakukan Gubernur Nonaktif, Basuki Cahaya Purnama akan digelar selasa besok (3/01/17) di Jakarta Selatan. 

Kepolisian menyiapkan sekitar 2.500 personil untuk mengawal dan mengamankan jalannya persidangan yang akan digelar di auditorium Kementrian Pertanian Jakarta Selatan tersebut. 

“Kami akan menyiapkan sekitar 2.500 personil untuk mengamankan proses persidangan Ahok” ungkap Kapolres Jakarta Selatan, Iwan Kurniawan. 

Sidang lanjutan Ahok ini dipindah ke ruangan persidangan Kementerian Pertanian atas permintaan kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Kepala Kepolisan. 

“Semata untuk segi keamanan. Maka dimohonkan untuk dipindahakan ke ruangan persidangan Kementerian Pertanian Jakarta Selatan,” ujar Suhadi, Juru bicara Mahkamah Agung. 

Bukan hanya alasan keamanan, pemindahan locus tersebut untuk mendukung hakim agar bebas dari tekanan dalam menilai dan memutuskan perkara Ahok. 

Selain alasan keamanan, “pemindahan juga untuk memberikan keleluasan kepada majelis untuk menegakkan keadilan,” lanjut Suhadi. 

Sebelumnya, Majelis Hakim Jakarta Utara menolak nota keberatan (eksepsi) yang dibacakan Basuki Cahaya Purnama alias Ahok. Karena itu sidang dilanjutkan besok dengan agenda pemeriksaan saksi. Totalnya, sekitar 40-an saksi yang akan diperiksa dalam perkara ahok. 

Meski eksepsinya ditolak Ahok tetap semangat mengikuti sidang keempat tersebut. JPU mendakwa Ahok telah melakukan penodaan terhadap agama Islam. 

Perkara Ahok tergolong ditangani secara cepat oleh kepolisian dan kejaksaan. Hanya selisih 12 hari dari aksi massa, Ahok langsung diproses. Pada tanggal 22 November, Ahok mengikuti sidang pertama sebagai tersangka. Di awal tahun ini sidang Ahok memasuki agenda pemeriksaan saksi-saksi. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo belum membuat surat pemberhentian sementara untuk Ahok. 

“Seorang terdakwa agar terkonsentrasi maka ia diberhentikan sementara. Namun harus tunggu putusan hakim yang hukumannya di atas 5 tahun,”Jelas Cahyo. (Hipatios/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password