breaking news New

Kabar Pemecatan ASN di Lingkup Pemkab Manggarai Bertambah, Ini Mekanisme Pemecatannya

RUTENG, KabarNusantara.net-Kabar pemecatan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai kini bertambah. Sebelumnya diberitakan KabarNusantara.net, 6 ASN dipecat.

Tenyata jumlah tersebut bertambah 7 ASN lagi menjadi 13 ASN yang akan diproses pemecatannya oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Mansetus Mitak.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus, kepada KabarNusantara.net di Kantor Bupati Manggarai, di Ruteng, Kamis, 12/1/2017, mengatakan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan memproses Surat Keputusan (SK) pemecatan, memanggil yang bersangkutan, kemudian diberitahu dan diberhentikan dengan hormat.

Dijelaskan Deno, pihaknya masih melihat lagi apakah yang bersangkutan itu Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Kontrak Daerah.

Namun yang pasti, ujar Deno, semua hukuman akan didapat yang bersangkutan, baru terakhir adalah pemecatan.

“Bagi ASN yang 45 hari tidak masuk kerja, maka kemudian 5 hari pertama itu harus ada hukuman teguran lisan. Lalu 6 sampai 10 hari tidak masuk kerja, dikeluarkan teguran tertulis. Kemudian hukuman pernyataan tidak puas, sanksi penurunan pangkat dan pemotongan gaji. Baru terakhir dikeluarkan SK pemberhentian Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri,” terang Deno.

Jadi, kata Deno, semua hukuman akan didapat yang bersangkutan. Baru terakhir dikeluarkan SK pemecatan.

“Jadi sanksinya adalah teguran lisan, teguran tertulis, pernyataan tidak puas, penurunan gaji, penurunan pangkat, pembebasan dari jabatan, dan terakhir pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri,” tegasnya.

Berdasarkan data rekapitulasi absen dan hukuman disiplin Tahun 2016 untuk ASN Kabupaten Manggarai yang diperoleh KabarNusantara.net dari Kabag Humas, Sipri Jamun, dari 217 orang ASN yang dikenakan hukuman, 168 diantaranya dikenakan hukuman ringan dengan rincian, 39 ASN diantaranya memperoleh sanksi berupa teguran lisan, 100 ASN mendapat sanksi teguran tertulis dan 29 ASN lainnya dikenakan sanksi pernyataan tidak puas.

Sedangkan yang dikenakan hukuman sedang ada 23 ASN, 9 ASN diantaranya dikenakan sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, 10 ASN dikenakan sanksi penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun dan 4 ASN lainnya dikenakan sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Selain itu, yang dikenakan hukuman berat ada 26 orang ASN, 3 orang diantaranya dikenakan sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, 4 lainnya dikenakan sanksi pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, 6 orang ASN dikenakan sanksi pembebasan dari jabatan dan 13 orang ASN dikenakan sanksi pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri alias pemecatan.(Alfan Manah/KbN/KbN)

1 Comment

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password