breaking news New

Ketua Umum Vox Point Indonesia Dipilih Sebagai Tokoh Kristiani Versi Majalah Narwastu

Jakarta,Kabarnusantara.net-Ketua Umum Vox Point Indonesia (VPI) Yohanes Handoyo Budhisedjati mendapat penghargaan sebagai salah satu Tokoh Kristiani 2016.

Handoyo mengatakan penghargaan ini juga dimaknai sebagai motivasi, sehingga ke depan tanggung jawabnya sebagai ketua umum Vox Point Indonesia dan sebagai Sekretaris Umum PERDUKI bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Bagi saya kerja keras terutama program Vox Point Indonesia yang belum terlaksana harus dilaksanakan pada tahun ini dan kita merealisasikan kegiatan-kegiatan yang sudah diagendakan maupun yang akan kita rancang pada tahun 2017 ini. Saya berusaha untuk memaksimalkan kemampuan yang ada dan tidak mengecewakan semua pihak terkait penghargaan ini,” jelasnya usai perayaan Natal dan Tahun Baru bersama Narwastu yang digelar di gedung LPMI, Jakarta Pusat, Jumat, (13/1/2017).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah Narwastu. Handoyo Budhisejadti merupakan salah satu dari 21 nama yang terpilih sebagai tokoh yang dinilai sebagai sosok figur pelayan, inspiratif dan mampu memotivasi.

Pimpinan Umum atau Pemred Narwastu, Jonro Munthe, mengatakan seperti tahun-tahan sebelumnya, pada akhir tahun 2016 yang lalau, Narwastu kembali menampilkan kembali 21 tokoh Kristiani ‘pembuat berita’ (news maker).

Jonro menjelaskan tiga kriteria dari tim redaksi Narwastu untuk memilih seseorang agar disebut tokoh pembuat berita adalah pertama, si tokoh harus popular dalam arti positif di bidangnya. Kedua, si tokoh mesti peduli pada persoalan gereja, masyarakat dan nasionalis (Pancasilais). Ketiga, si tokoh kerap jadi perbincangan dan muncul di media massa, baik karena pemikiran-pemikirannya yang inovatif, serta figure inspiratory dan motivator di tengah jemaat atau masyarakat.

“Bagi tim Narwastu, tak mudah untuk memilih seseorang agar jadi tokoh Kristiani. Kiprahnya kami harus ikuti pula lewat media masaa, khususnya media Kristen, termasuk mencermati track record-nya”, ujar Jonro.

Ketua Forum Komunikasi (FORKOM) Narwastu, Marten Napang, menerangkan orang-orang yang dipilih Narwastu sebagai tokoh adalah kader-kader terbaik dari kalangan gereja. Mereka, kata Guru Bsaar Universitas Hasanuddin, Makasssar, adalah orang-orang yang berpengaruh, yang diakui kapasitasnya dan bukan figure sembarangan.

Sementara sekretaris Forkom Narwastu, Sterra Pietersz, mengatakan tokoh-tokoh Kristiani pilihan Narwastu merupakan figure-figur terbaik dari kalangan gereja.

“Pelayanan mereka teruji di tengah gereja dan masyarakat, dan sudah diseleksi tim Narwastu. Tak gampang seseorang itu ditokohkan Narwastu, karena tentu karya mereka harus punya nilai, dan pelayanannya dirasakan banyak orang,” pungkas Sterra.

Setelah menerima penghargaan (award), Handoyo Budhisedjati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan ini.

“Saya berterima kasih kepada Narwastu. Ini bukan satu pujian tapi ini merupakan teguran bagi saya untuk menampilkan wajah Kristiani melalui perjuangan dalam bentuk pelayanan. Penghargaan ini pun dimaknai sebagai sebuah teguran, agar ke depannya saya lebih tekun dan bekerja keras melayani, baik dalam kehidupan gereja maupun untuk kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia,” ujar Handoyo.

Untuk diketahui, penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diterima Handoyo. Untuk yang pertama, Sekretris Umum Perduki ini memperolehnya pada tahun 2013 silam. Majalah Narwastu adalah sebuah majalah yang memberitakan informasi dan isu-isu Kristiani. Majalah ini hadir di tengah pembaca pada tahun 2003 silam. (Ervan/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password