breaking news New

Oknum PNS Dinkes Manggarai Dipolisikan Melakukan Penipuan

RUTENG, KabarNusantara.net -Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai, Antonius Sarif Santoso dan Samsiah dipolisikan dengan dugaan melakukan tindak pidana penipuan dengan korban Fransiscus Xaverius Kelly alias Kelly Kurniawan.

Tak tanggung-tanggung korban dimintai pinjaman uang sejumlah Rp. 385.500.000.

Atas dasar itu, Kuasa Hukum korban, Fransiskus Ramli,SH melaporkan tindakan pidana penipuan tersebut ke Polres Manggarai yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor STPL/18/I/2017/NTT/RES.MRAI, pada Senin, 16/1/2017.

Pantauan KabarNusantara.net, Ramli diterima Kanit II Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Seltus Tamat.

Dikisahkan Ramli, pada hari Selasa, 20 September 2016, Antinius Sarif Santoso bersama Ibrahim Daud mendatangi Fransiscus Xaverius Kelly di Apotik Kurnia Farma Ruteng.

Pada saat itu, tutur Ramli, Santoso dan Daud membujuk Kelly dengan akal dan tipu muslihat serta dengan perkataan bohong membujuk Kelly supaya meminjamkan sejumlah uang.

Dikisahkan Ramli, saat itu, Santoso mengaku memiliki 4 paket proyek di Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dengan total anggaran senilai Rp. 704.810.450, namun tidak memiliki uang dalam rangka pengadaan barang proyek tersebut.

“Santoso terus menerus membujuk dengan menunjukkan empat daftar paket proyek senilai Rp 704.810.450 yang diklaim dikerjakannya, namun Kelly tetap menolak. Santoso pun menjanjikan akan memberikan keuntungan kepada Kelly sejumlah Rp. 105.000.000. Namun lagi-lagi ditolak Kelly,” tutur Ramli.

Karena ditolak lagi, para terlapor itu tidak jera dan terus menerus meyakinkan korban dengan mengatakan pihaknya siap membuat perjanjian.

“Kelly pun menyetujui dan mentransfer uang senilai Rp. 203.500.000 melalui Bank Mandiri ke CV. Parama Putra untuk pengadaan Sanitarian Field Kit dan Reagensia,” tuturnya.

Kemudian, Santoso meminta lagi kepada Kelly untuk mentransfer uang sejumlah Rp. 180.000.000.

Pada akhir tenggat waktu pembayaran, Desember 2016 lalu, Kelly berkali-kali mendatangi rumah para pelaku namun berkali-kali pula mereka tak dapat ditemui.

Atas dasar itu, Kelly memberi kuasa kepada pengacaranya Fransiskus Ramli untuk melaporkan Antonius Sarif Santoso dan Samsiah. Kelly juga melaporkan Ibrahim Daud yang adalah Kuasa Direktur PT. Rambbo Farmasi Jaya yang beralamat di Kupang.

Menurut Ramli, para terlapor disangkakan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password