breaking news New

Kades Bangka Lao Komit Kelola Keuangan Desa Secara Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

RUTENG, KabarNusantara.net-Kepala Desa Bangka Loa, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT, Gregorius Serian Keka,S.Pd berkomitmen mengelola keuangan desa dengan mengedepankan tiga aspek yaitu transparan, akuntabel dan partisipatif.

Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Bangka Lao, di Kantor Desa Bangka Lao, Sabtu, 21/1/2017.

Menjawab keraguan warga tentang pengelolaan dana desa yang dinilai tidak transparan pada periode kepemimpinan desa sebelumnya, Keka menegaskan dirinya berkomitmen akan membuat papan informasi publik tentang pengelolaan dana desa.

Dikatakannya, transparansi pengelolaan dana desa menjadi sangat penting karena menjadi prasyarat partisipasi warga dan menjadi penentu meningkatnya kepercayaan warga pada tata kelola keuangan pemerintah desa.

Menurut kepala desa yang baru dilantik pada Desember 2016 lalu itu, transparansi atau keterbukaan pengelolaan keuangan desa merupakan mekanisme yang menjamin keterbukaan informasi publik di tingkat desa. Dan keterbukaan itu didasari pada semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Saya yakin, transparansi menjadi pintu masuk bagi partisipasi warga. Rendahnya partisipasi warga dalam semua tahapan pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan di desa sangat dipengaruhi oleh ketidakterbukaan pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.

Partisipasi, kata Keka, tidak sebatas pada kehadiran dalam setiap kegiatan di desa tetapi juga pada akses warga dalam pengambilan keputusan penting di tingkat desa.

“Semangat partisipasi menjadi ruang kontrol yang efektif. Hal tersebut penting untuk mendorong kinerja pemerintah desa dan kualitas perencanaan yang demokratis,” ujarnya.

Dalam mewujudkan perencanaan yang demokratis itu, pihaknya melakukan Musyawarah Dusun dan Musrenbangdes.

“Prioritas perencanaan si desa tidak saja diambil dari Visi Misi saya, tetapi terbuka ruang bagi usulan kebutuhan masyarakat. Tinggal bagaimana kita menentukan skala prioritasnya,” ujar Keka.

Komitmen Pemerintahan Desa Bangka Lao itu didukung oleh Kepala Seksi Pemerintah Desa Kecamatan Ruteng, Fransiskus Edison.

“Kami selaku Pemerintah Kecamatan mendukung komitmen Pemerintah Desa Bangka Lao. Ini angin segar bagi desa ini,” ujarnya.

Dikatakan Edison, forum Musrenbangdes adalah forum milik masyarakat dimana dari semua usulan warga yang sudah disampaikan di Musyawarah Dusun dibahas kembali dalam rangka penentuan prioritas kebutuhan.

Menurut Edison, dengan dilaksanakannya Musrenbangdes, sejak awal berjalannya program pembangunan, warga telah terlibat dan tahu apa yang akan dilakukan pemerintah desa sehingga mereka pun dapat terlibat aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di desa.

“Musrenbangdes juga dilakukan agar kedepannya tidak ada miskomunikasi bahwa tidak seperti ini yang dikehendaki warga Desa Bangka Lao. Semuanya terprogram, terrencana dan melibatkan seluruh warga. Sehingga apa yang dibuat oleh pemerintah desa, sudah diketahui warganya,” tandas Edison.

Sementara itu, staf LSM Ayo Indonesia, Fidelis mengatakan pihaknya menyambut baik komitmen pemerintah desa dalam hal keterbukaan pengelolaan keuangan desa.

Karena itu pihaknya selaku mitra yang terlibat aktif dalam pembangunan desa menyatakan kesiapan untuk membangun kemitraan dengan Pemerintah Desa Bangka Lao.

Ia juga menyampaikan sejumlah masukan agar dalam membangun desa, pemerintah jangan sampai mengabaikan pembangunan manusia.

“Dalam pengamatan kami di sejumlah desa dampingan kami, banyak desa mengabaikan pembangunan manusia. Sementara ini yang paling penting,” ujarnya.

Hal itu, kata Fidelis, bisa dimulai dari penguatan kapasitas aparatur desa dengan pelatihan penyusunan perencanaan partisipatif, pelatihan manajemen konflik, pelatihan gender, penguatan kapasitas BPD, penguatan kapasitas lembaga adat, pelatihan kelompok ekonomi produktif dan pelatihan tekhnologi tepat guna.

Berdasarkan data yang diperoleh KabarNusantara.net, Desa Bangka Lao memperoleh alokasi dana sebesar Rp. 1.259.759.755 pada Tahun Anggaran 2017.(Alfan Manah/Hip/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password