breaking news New

Pemerintah Diminta Segera Menyikapi Desakan Pembubaran FPI

Jakarta,Kabarnusantara.net-Pemerintah diminta segera menyikapi desakan pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dari berbagai kelompok masyarakat di berbagai daerah. Jika hal itu tidak segera dilakukan, maka bukan tidak mungkin akan muncul semangat kedaerahan di berbagai daerah.

“Pemerintah tidak boleh diam, tapi segera menyikapi permintaan tersebut. Jika tidak, maka semangat kedaerahan ini akan semakin meluas dan membahayakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI,” ujar Pakar Ilmu Tata Negara dari Universitas Indonesia, Anthon Raharusun, di Jakarta, Senin (23/1/2017).

Lebih lanjut Anthon mengatakan, jika dibiarkan jangan sampai kelompok FPI ini menjadi embrio lahirnya kelompok-kelompok rasikalisme yang terus menerus menebar kebencian terhadap kelompok minoritas.

Lebih lanjut Anthon mengatakan, dirinya kuatir kalau Pemerintah tidak bertindak tegas dan membubarkan kelompok FPI yang jelas-jelas kelompok intoleran dan radikali ini.

“Kalau dibiarkan, maka akan muncul semangat kedaerahan yang kuat dan massif yang mendorong lahirnya atau munculnya semangat teritorial dari daerah-daerah yang selama ini dianggap sebagai daerah minoritas,” ungkapnya.

Semangat teritori ini, jelas Anthon, sangat membahayakan keutuhan NKRI.

Jika semangat teritorial ini semakin kuat, maka Pemerintah bukan saja akan berhadapan dengan kelompok radikalisme, tetapi juga akan berdapan dengan kelompok teritorial yang sama-sama membahayakan keutuhan NKRI.

“Maka, pertanyaan adalah apakah Pemerintah mau membubarkan FPI atau mengorbankan keutuhan NKRI dan membiarkan kelompok radikalisme ini terus berkembang,” tuturnya.

Padahal, jelasnya, diatas pundak Pemerintah terletak berbagai kewenangan absolut yang bisa digunakan untuk membubarkan kelompok radikal seperti FPI, tapi mengapa Pemerintah terkesan membiarkan kelompok ini melakukan berbagai aksi yang jelas-jelas telah mengarah pada tindakan makar yang membahayakan stabilitas bangsa dan negara dan keutuhan NKRI.

“Tapi Pemerintah biarkan saja kelompok ini,” sambungnya.

Ironisnya, tutur Anthon, Pemerintah seakan sudah tidak memiliki wibawa menghadapi kelompok radikal tersebut. Seharusnya, Pemerintah, dalam hal ini Presiden, dengan kewenangan konstitusional yang ada, bisa membubarkan kelompok intoleran yang dimotori oleh Rizieq Syihab tersebut.

“Saya berharap Pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk membubarkan FPI sebelum lahirnya semangat teritorial dari daerah-daerah yang berpotensi meruntuhkan NKRI,” pungkas dia. (Ervan/KbN)

149 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password