breaking news New

Anak Usia 2 Tahun 7 Bulan Tewas Tenggelam di Kisol Manggarai Timur

BORONG, KabarNusantara.net – Anak laki-laki berusia 2 Tahun 7 Bulan atas nama Yohanes Morgan Saru, tewas tenggelam di Sungai Wae Tere, Kisol, Kelurahan Tana Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa, 24/1/2016, sekitar pukul 16:00 waktu setempat. Anak laki-laki asal Kampung Manungge Kisol itu, adalah putra dari pasangan Yayunus Ju dan Kristina Manung.

Saat ditanya wartawan tentang kronologis kejadian, Kepala Bagian Humas Polres Manggarai, Daniel Jihu mengatakan sekitar pukul 15:00 waktu setempat, korban bersama lima orang lainnya, yang kemudian dijadikan saksi, hendak pergi mandi di Sungai Wae Tere yang berjarak 1,5 km dari rumah mereka.

Sesampainya di kali tersebut, korban bersama para saksi langsung mandi. Pada saat itu korban sedang asyik bersama kakak kandungnya, Tasya agar mandi bersama. Sedangkan para saksi lainnya mandi pada jarak sekitar 5 meter dari lokasi tenggelamnya anak itu.

Pada saat sedang asyik mandi, kakak korban teriak-teriak meminta pertolongan untuk mencari jejak sang adik yang tampak hilang batang hidungnya.

Saat mendengar teriakan itu, para saksi berdatangan dan langsung mencari anak itu, kemudian mereka mengangkat dan menolong anak itu yang tampak terapung.

Para saksi pun sesegera mungkin memikul korban dan membawa korban agar segera ditolong. Saat di perjalan pulang, mereka pun memperoleh bantuan dari warga lainnya. Donatus Dony yang kebetulan saat itu hendak ke kali untuk mandi langsung bergegas menolong korban untuk di bawa ke Puskesmas Borong. Namun sayangnya nyawa anak itu pun tak dapat ditolong lagi dan tewas seketika.

Dan korban pun dilarikan ke Puskesmas Borong. Tetapi sayangnya Dewi Fortuna tidak berpihak dan korban pun dinyatakan meninggal dunia dan disemayamkan.

Ada pun saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian antara lain; Mariana Tasia Sufira Mawa yang adalah kakak kandung korban, Hariani Mbena, Partonius Pardin, Fransiscus Emanuel Anggal dan Yohanes Arfan.

Dalam catatan pihak Polres Manggarai, berdasarkan hasil penyelidikan sementara yaitu korban meninggal murni karena kecelakaan.

Sedangkan kedalaman air pada lokasi tenggelamnya anak itu berkisar 1,5 meter dan korban tidak bisa berenang.

Keluarga korban pun menerima kejadian ini dengan iklas dan jasad anak mereka dilarang diotopsi.

Rencananya, esok Kapolsek bersama Anggota reskrim dan Kanit Bimas Polsek Kota Komba akan mengantar surat penyerahan jenazah dan berita acara penolakan otopsi untuk ditandatangani pihak keluarga korban. (Alfan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password