breaking news New

“Eksis-mu”

Kala kulayangkan pandanganku ke ujung-ujung bumi,

lautan manusia membanjiri seluruh negeri,

Kulihat kekacauan melanda kota

Kebencian lahir darinya, peperangan siap melanda,

Duka pun di mana-mana menjahit bendera durhaka…

 

Kaki ini enggan beranjak, melihat sesaknya pendesak

Laksana landak tak berotak…

Sungguh setan-setan pun berkeliaran

Menjemput tumbal-tumbal anak bumi

Yang kehilangan tempat tinggal dan akal budi

 

Sampai kapan kau tercungkil dari eksis-ku

Hai kutu-kutu hantu?

Burung garuda belum tua, dia hanya menunggu saat

Anak-anaknya yang gagah perkasa menembus angkasa

Siap mencakar ada-mu, perusak sawah ladang…

Liang-liang-mu akan di bongkar tentara jaga, gagah tak terduga,

Kebenaran takkan hilang…

Walau kejahatan melayang tak terbilang…kau hanyalah bayangan yang tak berjiwa…

 

Putih…ya…berada-mu putih, tetapi hitam,

Mulutmu…ya mulutmu berucap manis, namun berbau bangkai…

Kematianlah maumu,

Kekacauanlah usahamu…

 

Berdiamnya dunia bukan tak tahu…

Tetapi gelagatmulah yang kau perlu tahu,

Semua seperti membisu,

tetapi sembilu akan menusuk jantungmu…

 

aku tak mau tahu,

asalkan kau tahu, bahwa semua ini akan berlalu…

kau bisa membunuh raga-ku

tetapi jiwaku bukan milikmu,…

Pancasilakulah,…itu pesawatku, yang mengusungku Ke “Negeri Suci” dan itu bukan Bumi…

NKRI tetap bersemi sepanjang masa sampai mati…

Oleh: Dominikus Siong, SMM-Mahasiswa STF WIDYA SASANA-Malang

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password