breaking news New

Pengangkatan Pejabat Eselon IV Lingkup Pemkab Manggarai Sudah Sesuai Aturan

RUTENG, Kabarnusantara.net-
Pemerintah Kabupaten Manggarai membantah kebijakan mutasi pejabat Eselon IV sebagai kebijakan yang didasari pertimbangan politik balas budi dan balas dendam. Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan bahwa kebijakan mutasi Pejabat Eselon IV sudah sesuai aturan.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Manggarai, Siprianus Jamun, pada Kamis, 2/2/2017 di Kantor Bupati Manggarai di Ruteng.

Sebelumnya, isu yang tersebar luas di media sosial maupun media online mengatakan bahwa kebijakan mutasi Pejabat Eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai sebagai kebijakan yang syarat nuansa politik balas budi dan balas dendam.

Tanggapan para Netizen itu terkait pelantikan sedikitnya 400 Pejabat Eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai yang dilantik Asisten Bupati Manggarai, Angglus Angkat, pada 30 Januari 2017 lalu.

Peristiwa pelantikan Pejabat Eselon IV pada masa pemerintahan Bupati Kamelus Deno dan Wakil Bupati, Viktor Madur ini merupakan pelantikan terbesar dalam sejarah Pemerintah Kabupaten Manggarai yang dinilai banyak pihak sebagai peristiwa mutasi dan rotasi terbesar yang pernah terjadi.

Bahkan mantan pesaing Kamelus Deno dalam pilkada 2015 lalu, Heribertus G.L. Nabit melalui akun facebooknya menilai rotasi para pejabat di masa kepemimpinan Deno-Madur ini dianggap sebagai kebijakan paling brutal dalam sejarah birokrasi di Manggarai.

Penilaian Heribertus Nabit didasarkan pada kenyataannya bahwa pejabat yang dimutasi jumlahnya sangat besar, dan diduga dimutasi tidak sesuai basic kompetensi, keahlian dan latar belakang pendidikan yang dimiliki.

Heri juga menilai bahwa mutasi eselon IV didasari pada politik balas dendam dan balas budi sebagai dampak pilihan politik Aparatur Sipil Negara lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai pada Pilkada 2015 lalu.

Diakui Jamun bahwa pelantikan itu sebagai peristiwa mutasi pejabat terbesar dalam sejarah birokrasi di Manggarai.

“Pelantikan Eselon IV kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah birokrasi di Manggarai,” ujarnya.

Namun pihaknya membantah bahwa peristiwa pelantikan itu bernuasa politik tinggi apalagi sebagai bentuk politik balas dendam dan balas budi.

Menurut Jamun, mutasi besar-besaran itu didasarkan pada perubahan regulasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2007 ke PP Nomor 18 Tahun 2016 yang mengatur tentang Perangkat Daerah.

Sehingga perubahan regulasi ini berdampak langsung pada perubahan Nomenklatur jabatan.

Perubahan Nomenklatur itu turut mempengaruhi perubahan nama jabatan dari para Pejabat Eselon IV yang dilantik tersebut.

Lebih lanjut Jamun menjelaskan penerbitan PP 18 Tahun 2016 melahirkan sejumlah Perangkat Daerah baru dan unit-unit kerja baru. Ada yang bertambah dan ada yang berkurang.

“Semua pejabat tetap diakomodir. Buktinya tidak ada satu pun pejabat yang dinonjobkan. Juga belum ada yang diturunkan pangkatnya hingga saat ini,” tegas Jamun.

Lebih lanjut Jamun mengatakan soal mutasi adalah sebuah keharusan sebagai ajang promosi jabatan setiap Aparatur Sipil Negara. Selain itu sebagai upaya penyegaran dalam rangka pengembangan karir para pejabat baik struktural maupun fungsional.

Ia menambahkan pengangkatan dalam jabatan sudah merujuk pada Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Pemerintahan Nomor 100 Tahun 2000, Tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Struktural.

“Agar PNS dapat bertugas secara profesional, efisien dan efektif dibutuhkan kompetensi, kemampuan dan karakteristik berupa pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang dibutuhkan dalam tugas dan jabatan,” ujarnya.

Pihaknya pun tak menampik bahwa kritikan tetap dibutuhkan sebab publik berhak menilai kinerja pemerintah.

“Pemerintah tetap membutuhkan kritikan publik. Namun tidak mungkin pemerintah melakukan rotasi secara brutal. Semua sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password