breaking news New

Bupati Deno: Tugas Camat Memastikan Suasana Di Desa/Kelurahan Harus Kondusif dan Penuh Persaudaraan

RUTENG, Kabarnusantara.net –
Tugas Camat memastikan bahwa suasana di desa/kelurahan harus kondusif dan penuh persaudaraan. Baik antara perangkat desa, perangkat desa dengan BPD, perangkat desa dengan warganya dan hubungan antar warga.

Demikian pesan yang disampaikan Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus,SH,MH pada acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Camat Langke Rembong dan Camat Wae Ri’i, di Timung, Sabtu, 18/2/2017.

“Saya mengingatkan khusus Camat Wae Ri’i bahwa kita baru saja melakukan pemilihan Kepala Desa di 7 desa, yaitu Desa Satar Ngkeling, Desa Golo Watu, Desa Ndehes, Desa Wae Mulu, Desa Golo Cador, Desa Longko dan Desa Ranaka. Proses Pemilihan Kepala Desa yang telah dilalui mungkin saja menyimpan luka batin yang mendalam, permusuhan, kebencian dan dendam diantara warga karena perbedaan pilihan,” ujar Deno.

Maka, ucap Deno, tugas saudara Camat adalah melakukan rekonsiliasi agar kelompok masyarakat yang terpecah-pecah karena perbedaan pilihan dalam Pilkades, segera bersatu kembali dalam suasana persaudaraan sejati tanpa adanya luka batin, permusuhan, dendam dan kebencian.

“Perbedaan pilihan kadang-kadang mempunyai konsekuensi. Dan konsekuensi itu bisa positif dan bisa negatif. Menyelesaikan konsekuensi dari sebuah pilihan sangat tergantung pada kedewasaan kita,” ujarnya.

Kalau kita dewasa, kalau kita bijak, dan kalau kita siap terhadap pilihan-pilihan kita, maka masa penyelesaian untuk mengatasi konsekuensi dari sebuah pilihan itu pendek. Tetapi kalau seandainya sikap dan tindakan kita tidak dewasa, tidak bijak, dan tidak terbuka, maka konsekuensinya panjang. Itu adalah lumrah secara sosiologis.

Oleh karena itu, ujar Deno, tugas khusus Camat Wae Ri’i adalah melakukan rekonsiliasi pasca pilkades di 7 desa tadi.

“Sederhana saja, camat harus rajin turun ke kampung-kampung. Dalam satu bulan, minimal Camat turun ke desa selama 7 hari. Dengan begitu, camat bisa tahu masalah di desa,” ungkap Deno.

Sedangkan Camat Langke Rembong tugasnya tidak kalah beratnya sekali pun di Langke Rembong tidak ada Pilkades.

Namun, ujar Deno, tugas khusus Camat Langke Rembong adalah melakukan rekonsiliasi pasca Pilkada.

“Tugas khusus Camat Langke Rembong melakukan rekonsiliasi pasca Pilkada. Apalagi warga Langke Rembong terbelah dua pasca Pilkada. Nomor 2 lebih banyak perolehan suaranya dari nomor 1. Selisih sedikit,” ujarnya lagi.

Tugas Camat Langke Rembong juga berat. Karena saudara berada di kota. Di kota itu banyak orang yang rasional tetapi banyak juga yang irasional.

“Oleh karena itu, tugas khusus Camat Langke Rembong tidak lebih mudah dari tugas khusus Camat Wae Rii untuk menciptakan rekonsiliasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Deno mengatakan di hampir semua kecamatan pada moment pelantikan camat, kami menegaskan hal ini.

“Saya dengan pa Victor menegaskan hal ini di semua kecamatan. Kita tidak bisa membangun Manggarai dengan sebuah kebencian. Kita hanya bisa membangun Manggarai dengan satukan kembali kekuatan kita. Lupakan pahit dan manisnya Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Kepala Desa. Dan Mari kita bersatu kembali bangun Manggarai,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Manggarai, Deno Kamelus melantik Camat Langke Rembong, Petrus C. Masangkat, S.Sos yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Camat Langke Rembong, dan Camat Wae Ri’i, Harum Siprianus, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Bidang Pembangunan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Manggarai.

Ada pun saksi Rohaniwan, Romo Karolus Suwendi dan Saksi PNS, Kasmir Sakir.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Manggarai, Victor Madur, Ketua Tim Penggerak PKK, Yeni Veronika, Wakil Ketua DPRD, Paulus Peos dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai. (Alfan Manah/KbN)

2 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password