breaking news New

Ini Kronologi Tenggelamnya Dua Remaja Pria di Bendungan Kali Wae Musur

Borong, kabarnusantara.net – Peristiwa tenggelam kembali terjadi di Manggarai Timur. Dua orang remaja tenggelam di Bendungan Kali Wae Musur, Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kec. Rana Mese. pada pukul 14.00 Wita, Minggu (26/02/2017) kemarin.

Kedua korban adalah Firman Y. Saputra (18), pelajar kelas 2 SMAN 1 Borong dan Ferianus Radus (18). Keduanya bertempat tinggal di Arjuna, Desa Watu Mori, Kecamatan Borong, Kab. Manggarai Timur.

Usai kejadian tersebut, pada pukul 17.000 Wita, Muslik Hudin (62) warga Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong melaporkan ke pos pelayanan Polsek Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut piket intelkam, piket reskrim dan piket lantas langsung turun ke TKP melakukan pulbaket tentang kejadian tersebut.

Tim dari Polres Borong berhasil menggali informasi terkait kronologis kejadian dari beberapa teman korban, yaitu Dul Zaithun (16), Koemin Wirawan (18), Ignasius Ebok (18), Petrus Elan Jumpar (16), Supri Ananda (16) dan Alavian.

Mereka Menjelaskan bahwa kedua korban bersama dengan teman-temannya sedang mandi di kali dekat bendungan Kali Wae Musur. Jarak antara kali tempat korban tenggelam dengan teman-temannya sekitar 50 meter.

Kemudian kedua korban mengikuti salah satu temannya, Alvian, yang mandi di dekat bendungan kali War Musur. Tak lama kemudian tiba-tiba Alvian mengangkat tangan hendak meminta pertolongan.

Mendengar terikan minta tolong tersebut, kedua korban menghampiri dan memberikan pertolongan namun saat itu pula kedua korban dan temannya, Alvian, tenggelam dan terbawa arus air.

Atas kejadian tersebut kedua korban menghilang (tenggelam) dan Alvian berhasil selamat dan langsung dilarikan ke puskesmas Borong karena pingsan.

Pada pukul 17.30 wita, seorang penyelam, Yan Lodo, melakukan pencarian dua orang tersebut dengan menggunakan peralatan selam namun tidak berhasil ditemukan.

Menurut informasi yang diterima kabarnusantara.net, kesulitan dalam pencarian tersebut karena beberapa alasan:

Pertama, area bendungan kali Wae Musur sangat luas ditambah lagi dengan waktu yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian karena hari sudah mulai gelap.

Kedua, air kali dalam keadaan kotor sehingga menyulitkan jangkauan alat penerangan (senter) ke dasar kali.

Ketiga, Arus air di dasar Bendungan kali Wae Musur cukup deras dan terdapat bebrapa liang di bagian pinggir kali karena berdekatan dengan gunung dan dasar air yang berlumpur.

Pencarian dilanjutkan pada hari ini, Senin (27/02/2017) pada pukul 08.00 wita.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Basarnas dan BPBD Manggarai Timur sedang melakukan pencarian. (Hipatios/Alfan/KbN)

3 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password