breaking news New

Ini Tersangka Korupsi Pengadaan di Dinas Kesehatan Manggarai Timur yang Masuk DPO

Ruteng, Kabarnusantara.net – Kasus korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di lingkup Kabupaten Manggarai Timur yang menyeret dr. Philipus Mantur telah ditanggani secara profesioanl oleh Kejaksaan Negeri Manggarai.

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur, dr. Philipus Mantur selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah ditetapkan sebagai terdakwa dan sekarang sedang dalam proses pemeriksaan.

Tindak Pidana Korupsi tersebut juga menyeret Fransiscus Nanga Roka, Direktur PT. Jehofa Rafah sebagai tersangka. Ia diduga terlibat kuat dan harus bertanggung jawab terkait penyimpangan yang terjadi dalam proses pekerjaan pengadaan Bahan Habis Pakai dan Regentia pada Dinas Kesehatan Manggarai Timur pada Tahun Anggaran 2013 senilai Rp. 894.896.007.

Hal itu menurut Kejaksaan Negeri Manggarai telah didukung dengan bukti yang kuat serta sesuai dengan fakta persidangan.

“Jaksa Penyidik pada Kejari Manggarai telah mendapatkan alat bukti yang cukup serta didukung dari hasil fakta persidangan terkait perkara sama atas nama terdakwa dr. Philipus Mantur Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur selaku PPK yang telah disidangkan terlebih dahulu dan sementara ini perkaranya sudah sampai pada proses pemeriksaan terdakwa,” demikian dilansir laman resmi Kejaksaan Negeri Manggarai.

Pada awal Januari 2017 lalu Kejari Manggarai telah menetapkan Fransiscus Nanga Roka sebagai tersangka dalam perkara itu.

“Tersangka Fransiscus Nanga Roka telah dipanggil 3 (tiga) kali oleh Penyidik Kejari Manggarai untuk dimintai keterangannya tetapi yang bersangkutan sampai saat ini tidak pernah  datang di kantor Kejari Manggarai untuk memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan,” tulis mereka.

Karena dinilai telah menyulitkan dan tidak kooperatif dalam penanganan perkaranya, maka Kejari Manggarai menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Manggarai.

Dalam keterangan yang sama Kejaksaan Manggarai menyatakan keseriusan mereka dalam menangani perkara Korupsi di Dinas Kesehatan Manggarai Timur tersebut.

“Kejaksaan Manggarai sangat serius dalam menangani perkara ini dan tidak akan tebang pilih atau diskriminatif terhadap semua pihak yang terlibat tidak benar dalam pelaksanaan pekerjaan pengadaan barang-barang atau alat-alat maupun obat-obatan yang berhubungan dengan masalah kesehatan ini,” tegas Kejaksaan Negeri Manggarai.

Tersangka Fransiscus yang telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang akan diburu terus keberadaannya. Apalagi dia telah melakukan kejahatan yang merupakan prioritas Program Nasional dalam mewujudkan kesejahteraan.

“Bagaimanapun kesehatan merupakan salah satu prioritas Program Nasional dalam rangka untuk dapat mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di seluruh tanah air Indonesia sebagaimana telah diamanatkan dan diinstruksikan oleh Presiden R.I. Joko Widodo,”jelas mereka.

“Tersangka akan terus diincar dan diburu keberadaannya oleh Kejaksaan untuk bisa ditangkap, agar yang bersangkutan dapat segera diperiksa dan diminta keterangannya supaya proses penanganan perkaranya bisa cepat selesai,” demikian keterangan tertulis tersebut. (Hipatios/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password