breaking news New

TPDI: Polri Perlu Dukungan Masyarakat

Jakarta, kabarnusantara.net-Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus, menilai pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengatakan bahwa terdapat tiga kekuatan yang mengancam NKRI yaitu Penguasa Politik, Penguasa Uang dan Penguasa Media mempunyai kemampuan menghancurkan NKRI dan Kebangsaan Indonesia, perlu mendapat perhatian dan dukungan masyarakat.

Konstatasi Kapolri, kata Petrus, mengingatkan kita akan bahaya adanya kekuatan riil di tengah masyarakat bahwa bangsa ini bisa dihancurkan oleh siapa yang bisa menguasai tiga kekuatan ini.

“Pernyataan ini sangat menarik untuk dicermati oleh karena fakta-fakta empiris memperlihatkan eksistensi tiga kekuatan ini dalam menentukan hitam putihnya demokrasi dan memiliki daya rusak yang tinggi yang dapat mengancam keberlangsungan kebangsaan kita dalam NKRI,” ujar Petrus, di Jakarta, Senin, (6/3/2017).

Menurut dia, apa yang dikonstatir oleh Kapolri Jederal Tito karnavian tentang tiga kekuatan untuk menghancurkan NKRI, merupakan hal yang sangat kontekstual karena diangkat dari peristiwa yang sangat faktual dan dari post factum-post factum yang muncul di tengah masyarakat akhir-akhir ini.

“Karena itu kekuatan yang merupakan padanan yang paling tepat untuk menghadapi dan menyelesaikannya adalah harus diikuti dengan penerapan sistim Penegakan Hukum yang dilakukan secara hitam putih, tidak boleh abu-abu apalagi kompromi atas nama stabilitas, atas nama agama atau karena adanya penguasaan terhadap Penguasa Media, Penguasa Politik dan Penguasa Uang yang sudah mengkristal dalam satu kekuatan tetapi memiliki loyalitas ganda,” jelas dia.

Sikap tegas Polri, kata Petrus, ditunggu jutaan rakyat. “Tangkap dan segera tahan kelompok yang menguasai Penguasa Politik, Penguasa Uang dan Penguasa Media yang sedang memanipulasi kekuatan lapisan masyarakat bawah, mengkapitalisasi kemiskinan dan kebodohan rakyat dan mengeksploitasi agama untuk tujuan yang sesat,” sambungnya.

Menurut dia, penegakan hukum adalah satu-satunya jalan yang bisa mengatasi atau menertibkan kelompok yang mengeksploitasi dan manipulasi kekuatan rakyat paling bawah.

“Negara masih berada dalam posisi yang sangat kuat dan memiliki kekuatan paripurna untuk memberantas kelompok yang sedang memanipulasi kekuatan lapisan masyarakat bawah karena negara masih memiliki pemimpin dengan rekam jejak bersih dan bebas dari KKN,” ujar Petrus.

Lebih lanjut, Petrus mengatakan, hanya pemimpin dengan rekam jejak bersih dan bebas dari KKN serta pemimpin dengan karakter kepemipnan yang kuat, yang bisa mengembalikan Penguasa Polotik, Penguasa Uang dan Penguasa Media kembali ke jalan yang benar dan tidak lagi mencoba memanipulasi kekuatan masyarakat bawah yang miskin dan bodoh untuk memcah belah NKRI.

“Kapolri sudah mengidentifikasi secara tepat adanya kelompok yang menggunakan tiga kekutan Penguasa Uang, Poltik dan Media dan sudah mengkonstatir adanya aktivitas kelompok tertentu untuk menghacurkan kebangsaan Indonesia. Sekarang tinggal bagaimana Polri dan semua Elemen Masyarakat memaksimalkan potensi yang ada, memotong matarantai lapisan ‘Masyarakat Paling Bawah’ dengan kekuatan yang menguasai Penguasa Uang,” pungkas dia. (Ervan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password