breaking news New

Tenggelam Terseret Arus Kali Wae Mese, Proses Pencarian Korban Terus Dilakukan

Ruteng, Kabarnusantara.net – Proses pencarian dua orang korban tenggelam terseret arus di Kali Wae Mese, Desa Loce, Kec. Reok Barat, Manggarai yang terjadi dua hari lalu dilanjutkan pada hari ini, Jumat (8/3/2017).

Dua orang korban tersebut adalah Nikodemus Don (28) dan Daniel Deut (43). Nikodemus beralamat di Kampung Repu, Desa Torong Koe, Kec. Reok Barat. Sementara Daniel Deut beralamat di Kampung Bolol, Desa Loce, Kec. Reok Barat.

Tenggelamnya Nikodemus Don disaksikan oleh Lorensius Turung (38), Elias Yohan (19), Lasarus Leman (27) yang berasal dari Kampung Repu, Desa Torong Koe, Kec. Reok Barat.

Sementara tenggelamnya Daniel Deut disaksikan oleh Theofilus Djemadut (26) warga Tenda-Ruteng, Fidelis Riberu (23) warga Ndehes-Wae Ri’i dan Portasius Tani Laka (39) warga Pau Kec. Langke Rembong.

Kronologis tenggelamnya Nikodemus Don bermula pada pukul 10.00 WITA, pada saat korban bersama ketiga saksi di atas pergi ke kali Wae Mese untuk mencari ipung (ikan kecil).

Sekitar pukul 12.00 WITA Lorensius dan Elias memasak sayur di pinggir kali untuk makan siang sedangkan korban dan Lasarius Leman tetap mencari ipung (ikan kecil).

Tiba-tiba korban jatuh masuk ke dalam kali, lalu temannya Lasarius sempat membantu tapi tidak bisa dikarenakan derasnya aliran air.

Menurut saksi,
korban jatuh karena batu yang korban injak dalam sangat licin.

Sementara kronologis tenggelamnya Daniel Deut bermula sekitar pukul 16.30 WITA. Pada saat itu, korban bersama ketiga saksi (Thefilus, Fidelis dan Portasius) pergi ke kali Wae Mese untuk mencari ipung (ikan kecil).

Sekitar Pukul 17.00 WITA korban hendak menyeberang kali namun tiba-tiba korban terbawa arus kali yang cukup deras.

Ketiga saksi mengetahui korban terbawa arus karena terdengar teriakan “tolong” dari korban.

Korban tidak bisa ditolong oleh ketiga saksi karena tidak ada satupun diantara mereka yang bisa berenang. Para saksi hanya melihat korban terbawa arus sampai tenggelam dan hingga kini blm ditemukan.

Jarak antara lokasi tenggelamnya korban an. Nikodemus Don dengan korban an. Daniel Deut sekitar 1 km.

Pada hari Kamis (9/3/2017) kemarin, sekitar pukul 08.00 wita Camat Reok Barat Drs. Karolus Jun, Kapolsek Reo AKP Agus Janggu bersama personil Polsek Reo, Bhabinkamtibmas Kec. Reok Barat BRIGPOL Stanis K. Tandi, Bhabinkamtibmas Kel. Wangkung BRIGPOL SemrIs Bell yang berada di TKP bersama-sama warga menyusuri TKP di kali Wae Mese untuk mencari keberadaan kedua korban tersebut.

Pada Pukul 09.00 WITA, korban an. Nikodemus Don berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dasar kali dengan kedalaman 7 meter. Nikodemus ditemukan oleh salah satu penyelam tradisional an. Marselinus Sunggar (44) yang berasal dari Kampung Keling, Desa Torong Koe, Kec. Reok Barat, Kab. Manggarai. Sedangkan korban an. Daniel Deut belum ditemukan.

Pada Pukul 14.30 WITA, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Manggarai, Drs. Liber Habut tiba di lokasi kejadian untuk melihat kondisi TKP dan menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 1.500.000,- kepada Kades Loce Fabianus Song untuk keperluan membeli peti jenazah.

Pencarian korban an. Daniel Deut dilanjutkan pada hari ini, Jumat 10 Maret 2017 oleh tim SAR dari Denpasar yang sdh berada di Kecamatan Reok Barat.

Korban an. Nikodemus Don bersama saksi-saksi di atas merupakan warga kampung yang pada saat kejadian datang mencari ipung untuk dimakan. Sedangkan korban an. Daniel Deut bersama para saksi tersebut merupakan buruh pekerja pembangunan jembatan Wae Pesi Hulu yang pada saat kejadian juga mencari ipung untuk dimakan.

Menurut informasi yang diterima kabarnusantara.net, penyebab meninggalnya kedua korban adalah akibat terbawa arus kali yang cukup deras dan kemungkinan kedua korban tidak bisa berenang.

Keluarga korban an. Nikodemus Don menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (Hipatios/Alfan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password