breaking news New

Polisi Amankan 1.140 Slot Rokok Palsu Merk Gudang Baru di Pota

Ruteng, Kabarnusantara.net – Polsek Sambi Rampas berhasil mengamankan Sembilan (9) Koli atau 57 bal atau 1140 slot Rokok merk Gudang Baru yang diduga palsu pada Hari Kamis (9/3/2017) lalu.

Kasubag Humas Polres Manggarai, Daniel Jihu kepada kabarnusantara.net melaporkan bahwa rokok palsu tersebut didapatkan dari Husen Muhtar yang beralamat di Pota Kel. Pota Kec. S.Rampas – Manggarai Timur. Husen bekerja sebagai PNS di Dinas Kelautan dan Perikanan Kec. Sambi Rampas.

Daniel menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat Kapolsek Sambi Rampas pada Pukul 07.00 WITA menerima informasi dari seorang pedagang bernama Saati yang beralamat di Kampung Telage Kel. Pota Kec. Sambi Rampas.

Saati melaporkan bahwa malam sebelumnya dia ditawarkan untuk membeli rokok Gudang Baru dengan harga Rp 50.000 per slot. Sementara harga normal rokok tersebut Rp 87.000. Saati akhirnya membeli rokok tersebut untuk dijual.

Pada pagi berikutnya, setelah ada yang membeli rokok tersebut, tiba-tiba pembeli itu mengembalikan rokoknya dengan alasan rokok tersebut palsu.

Karena itu, pada pukul 15.00 WITA, Saati melaporkan dengan membawa barang bukti berupa contoh rokok kepada Kapolsek Sambi Rampas. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim, Kanit Intelkam dan Kanit Binmas untuk mengecek keberadaan rokok yang diduga palsu tersebut.

“Rokok tersebut ditemukan di rumah saudara Husen Muhtar sebanyak 9 koli atau 57 bal atau 1140 slot,” jelas Daniel Jihu.

Tim dari Polsek membandingkan rokok tersebut dengan produk asli dan ditemuka banyaknya perbedaan.

“Setelah dibandingkan dengan rokok Gudang Baru yang asli terdapat perbedaan. Yang asli batang rokoknya lebih panjang 0,5 cm, batang rokok yang asli lebih padat, logo pada batang rokok asli dan tulisan Gudang Baru berwarna merah sedang yang diduga palsu berwarna biru, pada bungkus yang asli terdapat tulisan dan kode produksi sedang yang diduga palsu tidak terdapat tulisan kode produksi.” tulis Kasubag Humas Polres Manggarai, Daniel Jihu kepada kabarnusantara.net.

Jihu melanjutkan, terdapat perbedaan pada bandrol cukai yaitu perbedaan bunyi redaksi peringatan pemerintah pada bungkus.

Menurut hasil introgasi sementara, rokok tersebut dibeli dan diangkut dari gudang milik saudara Abdullah Ibun di Kampung Tanah Ling Desa Nanga Mbaling Kec. Sambi Rampas. Rokok tersebut didapatkan Abdulah dari seorang Sopir Truk Expedisi yang datang ke Pota untuk membeli hasil Pisang dan Kelapa.

Saat ini, Abdullah sudah kembali ke Jawa. Semua rokok tersebut telah diamankan di Polsek Sambi Rampas. (Hipatios/KbN)

2 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password