breaking news New

WALHI NTT: Hentikan Pencaplokan Wilayah Kelola Peternak Oleh PT. MSM

Kupang, Kabarnusantara.net – Pada hari ini, Selasa (14 Maret 2017), warga sedang melakukan aktivitas penggembalaan di padang Wuanggang di Desa Wanga, Kec Umalulu, Sumba Timur. Warga menggembalakan sapi berjumlah 18 ekor. Saat tengah menunggui ternaknya, sekitar pukul 11 Wita, oknum pekerja perusahan mendatangi seorang warga dan melakukan pelarangan untuk melakukan penggembalaan dengan alasan kawasan tersebut milik perusahan dan sedang ditanami anakan Pohon Jarak.

Demikian keterangan tertulis yang diterima kabarnusantara.net melalui siaran pers dari Walhi NTT. Meski mendapat perlakuan demikian, warga tetap menggembalakan sapi di lokasi tersebut.

“Namun warga bernama Bandaria tetap menolak dengan mengatakan bahwa kawasan tersebut adalah tanah ulayat mereka dan tidak pernah diserahkan ke perusahan. Warga tetap melakukan aktivitas penggembalaan yang kemudian oleh beberapa pengerja PT. MSM yang sedang menanam Jarak melakukan pengusiran terhadap ternak-ternak tersebut secara paksa. Namun penggembala tidak bergeming dan tetap menggembalakan kembali ternaknya hingga sore hari,” tulis Umbu Tamu Ridi-Koordinator bidang Advokasi Litigasi.

Saat diprotes oleh warga, Ridi melanjutkan, oknum perusahan meminta agar warga ke kantor PT. MSM untuk melakukan penolakan.

“Tetapi warga tidak menyetujui dan meminta perusahanlah yang harus menemui mereka. Karena tidak menemui kata sepakat, oknum perusahan tersebut akhirnya pergi dan membiarkan penggembalaan tetap dilakukan serta aktivitas menanam pun tetap dilakukan,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut maka WALHI NTT menyatakan sikap bahwa
Perusahan telah melakukan aktivitas ilegal di atas lahan yang tidak pernah diserahkan oleh warga.

“Bahwa pihak perusahan telah melakukan upaya penjegalan terhadap upaya ekonomi kerakyatan yang dilakukan oleh warga yakni ekonomi peternakan,” Tulis umbu menegaskan.

Selain itu, Walhi mendesak agar perusahan menghentikan segala upaya menghalang-halangi akses warga terhadap wilayah kelolanya.

Walhi NTT juga meminta pemerintah daerah untuk melindungi wilayah kelola masyarakat dan menghentikan tindakan perusahan yang semena-mena. (Hip/Alfan/KbN)

1 Comment

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password