breaking news New

Ibunda Tuti, Wartawati Palu Ekspress, Berharap Jenazah Anaknya Dipulangkan ke Ruteng

Ibunda Maria Yeane Agustuti, Lusia Riza Mado (tengah), menunjukkan foto sang anak semasa hidup.(Foto: Kabarnusantara.net)

RUTENG, Kabarnusantara.net – 
Ibunda Maria Yeane Agustuti alias Maria Sandipu, berharap jenazah anaknya dipulangkan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT.

Saat ditemui wartawan di rumahnya di Kampung Redong, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 18/3/2017, Lusia Riza Mado (65) mengatakan dirinya ikhlas dengan kepergian anaknya Maria Yeane Agustuti. Namun ia berharap bisa bertemu dengan sang anak dari rahimnya itu untuk yang terakhir kali.

“Saya ikhlas dengan kepergian Tuti. Namun saya berharap bisa berjumpa dengan anak saya untuk yang terakhir. Sekalipun hanya menemui jenazahnya. Tolong bantu saya pak,” ujarnya dengan air mata berderai.

Sementara itu, adik kandung korban Lodivikus Sukurio yang dihubungi Kabarnusantara.net per telephone mengatakan keluarga Manggarai di Palu sedang upayakan jenazah diberangkatkan ke Ruteng

Selain itu, Anggota DPD RI asal NTT, Andre Garu mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kapolda Palu dan mendorong upaya keberangkatan jenazah ke Ruteng.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Palu, Sulawesi Tengah. Saya minta dukungan mereka agar jenazah korban dipulangkan ke Ruteng. Hingga saat ini, pelaku yang adalah suami korban, hingga kini belum ditemukan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Kabarnusantara.net dari pihak keluarga, Pater Quirinus Sutrisno,SVD, kakak kandung Maria Yeane Agustuti sedang menuju Palu untuk melayat jenazah sang adik. Pater Trisno, berdasarkan keterangan Ibundanya, Lusia, sedang mengupayakan agar jenazah korban dipulangkan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT.

Tuti, begitu ia dipanggil sang ibu, adalah anak dari pasangan Lusia Riza (65) dan Yohanes Ndos (76). Anak ke-6 dari delapan bersaudara ini lahir di Ende, 19 Agustus 1982. Ia menamatkan studinya di SMP Negeri 1 Reok dan SMA Negeri 1 Ruteng. Ia kemudian melanjutkan studinya di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palu, dan tamat pada 2010 yang lalu. (Alfan Manah/KbN)

4 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password