breaking news New

Ruas Jalan Golowelu-Terang Putus Akibat Longsoran, BPBD dan PU Diminta Cepat Tanggap

GOLOWELU, Kabarnusantara.net – Hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor yang terjadi di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Kuwus dan Kecamatan Ndoso Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi PAN, Marselinus Jeramun mengatakan, pihaknya baru saja pulang memantau sejumlah titik di lokasi bencana.

Berdasarkan pantauannya, longsoran terjadi pada Selasa malam, 21 Maret 2017. Titik longsoran yang paling berat di Lambur. Tampak material longsoran menutup badan jalan. Arus lalu lintas yang melewati jalur itu pun putus total.

Ia juga mendapat laporan dari sejumlah warga di Daerah Pemilihannya itu bahwa sejumlah titik lainnya juga mengalami longsor. Diantaranya ruas jalan Tentang-Sirimese, Dahang-Momol, dan Dahang-Lambur.

Pihaknya berjanji akan kembali turun memantau sejumlah titik jalan yang mengalami longsor pada besok hari, Kamis, 23 Maret.

Ia pun meminta agar dinas terkait cepat tanggap dengan situasi darurat bencana ini.

“Saya minta Dinas PU dan BPBD Manggarai Barat cepat tanggap dengan situasi darurat bencana ini. Dinas PU mesti menempatkan alat berat di sejumlah titik ruas jalan yang rawan longsor. Sedangkan BPBD harus cepat tanggap,” ujarnya Rabu, 22/3/2017 kepada Kabarnusantara.net.

Sementara itu, Feni, seorang warga asal Lambur, mengatakan pihaknya minta BPBD Manggarai Barat segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan menyikapi peristiwa bencana alam yang terjadi.

Dia menyampaikan, BPBD harus terjunkan tim untuk melakukan pemantauan di setiap daerah. Selain itu, berkoordinasi dengan instansi terkait tingkat kabupaten untuk mengambil langkah- langkah konkrit membantu warga korban bencana.

Kalaupun material akibat tanah longsor menutupi badan jalan, lanjut dia, hendaknya langsung dibersihkan agar arus transportasi di wilayah tersebut tetap normal. Karena itu alat berat harus siaga di daerah- daerah yang telah teridentifikasi rawan longsor.

“Prinsipnya semua aspek berkaitan dengan kebencanaan seperti alat berat dan logistik selalu tersedia sehingga penanganan dan bantuan kepada warga korban bencana tepat waktu,” pungkasnya. (Alfan Manah/KbN)

4 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password