breaking news New

Tingkatkan Kredibilitas dan Integritas, SMKN 1 Wae Rii Selenggarakan UNBK

Ruteng, Kabarnusantara.net – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Wae Rii, Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, melaksanakan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan moda Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dan ini kali pertama bagi SMKN 1 Wae Rii melaksanakan UNBK.

Pantauan Kabarnusantara.net, Selasa 4 April 2017, puluhan siswa tampak serius mengerjakan soal UNBK Mata Pelajaran Matematika pada sesi ketiga UN tersebut yang berlangsung sejak pukul 14:00 hingga pukul 16:00 WITA.

Tampak pula sejumlah pengawas ruang UNBK 20 menit lebih awal berada di ruang ujian. Pengawas ruang yang berasal dari SMA Katolik Santu Fransiskus Ruteng itu tampak bersama proktor dan teknisi memeriksa kesiapan ruang ujian.

Setelah mengisi daftar hadir, di bawah arahan proktor, siswa peserta UNBK itu masuk ke dalam (login) sistem menggunakan username nomor peserta dan password yang dibagikan proktor.

Para siswa peserta UNBK itu tampak mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Wae Rii, Yustin Maria Damolda Romas,S.Pd, di sela-sela kesibukannya mengawasi UN itu, mengatakan keputusannya menyelenggarakan UNBK merupakan keputusan yang terbilang berani di tengah banyaknya keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki satu-satunya SMK Negeri yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai itu.

Kepsek SMK Negeri Wae Rii, Yustin Romas,S.Pd (kiri) didampingi Wakil Kepala Sekolah, Fransiskus Jehoda,S.Pd (kanan) saat menyampaikan keterangan pers kepada wartawan.

Dari sisi persiapan mengikuti UNBK, ujar Yustin, SMK Negeri 1 Wae Rii baru melakukan pendaftaran sekolah calon pelaksana UNBK pada hari terakhir, atau tepatnya pada tanggal 25 Januari 2017 lalu.

“Sehari setelah pendaftaran, sekolah kami ditetapkan sebagai sekolah pelaksana UNBK oleh Dinas Pendidikan Provinsi,” terangnya.

Setelah itu, ujarnya, diatur penempatan peserta ke server dan pengaturan sesi oleh proktor sekolah yang sudah mengikuti pelatihan penyelenggaraan UNBK.

Setelah itu, terang Yustin, pihak sekolah menyelenggarakan simulasi UNBK pada pertengahan Februari 2017, dan selanjutnya dilakukan gladi bersih pada pertengahan Maret 2017 lalu.

Dengan kesiapan yang begitu matang, ia pun yakin bahwa pelaksanaan UNBK kali ini akan berjalan sangat baik dan lancar.

Dikatakannya pula, ada 173 siswa yang mengikuti UNBK di sekolah yang dipimpinnya itu.

“Siswa peserta UNBK di SMKN 1 Wae Rii sebanyak 173 orang. Belasan siswa diantaranya berasal dari SMK Bintang Timur,” imbuhnya.

Ia pun berharap agar Pemerintah ke depannya ikut mendukung keberhasilan pelaksanaan UNBK dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai.

“Kami berharap pemerintah ke depannya mendukung sekolah yang menyelenggarakan UNBK secara penuh. Tahun pertama UNBK ini, kami alokasikan anggaran sebesar 47 juta dari dana BOS,” pungkasnya.

Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Wae Rii, Fransiskus Jehoda menambahkan ujian itu berlangsung dalam tiga sesi. Dan satu sesi diikuti 58 peserta UNBK.

Dirinya yakin, setelah dua hari melaksanakan UNBK, pihaknya tidak menemukan kesulitan berarti.

Berkat kesigapan Panitia UNBK, proktor, teknisi dan pihak PLN Ranting Ruteng, proses UNBK di sekolah itu pun berjalan lancar.

“Sekalipun sempat terjadi gangguan jaringan internet akibat cuaca buruk, namun proses UNBK tetap berjalan dengan baik dan tepat waktu,” pungkasnya.

Selain itu, Proktor UNBK SMK Negeri 1 Wae Rii, Rikardus ARPB Janur mengatakan ada 60 unit komputer dan laptop yang disediakan, 58 unit diantaranya digunakan, dan 2 unit sebagai cadangan. Sedangkan server yang disiapkan ada 3 unit, 2 diantaranya digunakan dan 1 unit lainnya dicadangkan.

“Dari 60 unit komputer dan laptop, 37 diantaranya milik sekolah dan 23 unit lainnya milik guru-guru dan siswa,” tandas Janur. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password