breaking news New

PP PMKRI Desak Kepolisian Usut Tuntas Tindak Pidana Terhadap Penyidik KPK

Jakarta, Kabarnusantara.net – Korupsi masih menjadi penyakit kronis yang sulit diberantas di Indonesia. Sebagai kejahatan luar biasa, korupsi harus ditangani secara luar biasa, membutuhkan keberanian dan integritas penuh dari seluruh penyidik KPK. Hal itu disampaikan Marsi Edon, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi, PP PMKRI periode 2016-2018 di Jakarta.

Menurut Marsi, kekerasan yang dialami oleh Novel Baswedan selaku penyidik KPK adalah pertanda bahwa negara ini kalah dan gagal dalam pemberantasan korupsi.

“Negara gagal untuk memberikan kemanan terhadap penegak hukum yang ingin secara konsisten memberantas korupsi,” ujar Marsi.

Karena itu, lanjut Marsi, Pengurus Pusat PMKRI mengecam keras peristiwa kekerasan yang dialami oleh penyidik KPK, Novel Baswedan pada Selasa, 11 April 2017.

Selain mengecam tindakan brutal tersebut PP PMKRI mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara tuntas terhadap kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Sebagai satu-satunya lembaga penegak hukum yang mendapat kepercayaan publik, KPK diminta untuk tetap konsisten dengan program pemberantasan korupsi yang dibuat.

“Meminta kepada KPK untuk tetap konsisten dengan agenda-agenda pemberantasan korupsi,” Kata PP PMKRI tersebut.

Selain itu PP PMKRI mendorong masyarakat Indonesia untuk membangun gerakan bersama menyelamatkan KPK dari upaya pihak-pihak yang ingin menghancurkannya. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password