breaking news New

Itet Tridjajati Sumarijanto Tekankan Nilai Pancasila Pada Anak Muda

Kabarnusantara.net – Anggota MPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Itet Tridjajati Sumarijanto, MBA melaksanakan Sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’ kepada 150 pelajar SMK Muhammadiyah Tumijajar di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu 23 Februari 2017.

Di hadapan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Tumijajar, Itet menyampaikan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang sangat memprihatinkan karena mulai lunturnya nilai-nilai Pancasila.

“Seharusnya Pancasila itu sebagai dasar dan ideologi Negara serta pemersatu bangsa bukan sebaliknya sebagai pemecah kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Itet.

Ia mencontohkan seperti yang terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Karena cara pandang yang sempit dalam memandang suatu permasalahan, terkesan ada oknum yang sengaja memaksakan kehendak dengan membawa dalil agama sebagai pembenaran untuk mengintimidasi masyarakat dalam menentukan pilihan.” Jelas Itet.

Disisi lain, Itet mengajak secara khusus kepada siswi-siswi SMK Muhammadiyah Tumijajar untuk tidak anti politik, tapi mulai mencintai politik karena politik merupakan muara semua kebijakan yang terjadi di Negara, serta itu merupakan cara agar keseteraan gender antara perempuan dan laki-laki bisa tercapai.

“Karena faktanya yang lolos menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019 , kuota 30 % perempuan di parlemen tidak tercapai secara maksimal,” lanjutnya.

Menurut Itet, Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan ini perlu diperkenalkan kepada anak didik untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ke depan tantangan kebangsaan secara internal terjadi karena masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit dan kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan. Kemudian tantangan secara eksternal yang harus diwaspadai adalah pengaruh Globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam dan makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional,” Ia menjelaskan.

“kita harus tetap menjaga kebhinekaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan kepada Pancasila,” tutupnya. (Hipatios/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password