breaking news New

Catut Nama Petinggi Polres Mabar, Orang Tak Dikenal Minta Ditransfer Uang

LABUAN BAJO, Kabarnusantara.net – Nama sejumlah petinggi di jajaran Polres Manggarai Barat dicatut untuk kepentingan ekonomi.

Tak tanggung-tanggung Oknum yang mengatasnamakan Kapolres Manggarai Barat, Wakapolres Manggarai Barat dan Kasatreskrim Polres Manggarai Barat menyasar sejumlah pejabat teras di Manggarai Barat.

Peristiwa ini bermula dari seseorang yang mengatasnamakan Kasatreskrim Polres Manggarai Barat, AKP Alfred S.B.N,S.Pi,SIK meminta Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong agar ditransferkan sejumlah uang tiket pesawat dari Jakarta menuju Labuan Bajo.

Di dalam pesan singkatnya, orang yang mengatasnamakan Kasatreskrim Polres Manggarai Barat itu mengaku diperintahkan Kapolres Manggarai Barat Supiyanto untuk mencari uang pembelian tiket pesawat bagi sejumlah perwira Polres Manggarai Barat yang sedang bertugas di Jakarta.

Di dalam kutipan pesan singkat yang diterima Kabarnusantara.net, dituliskan ,”Izin Ibu Wabup.. Saya Kasatreskrim Polres Manggarai Barat, AKP Alfred. Saya beserta tim anggota posisi saat ini sedang di Jakarta ibu. Kemarin berangkat dari Kupang ada urusan di Mabes Polri. Rencana kalau tidak ada halangan, sore ini akan kembali ke Kupang dan diteruskan ke Labuan Bajo. Dengan tidak mengurangi rasa hormat ada yang kami mohonkan perhatian Ibu Drh. Maria Geong PhD Wakil Bupati Mabar dapat membantu sekedar tiket kembalinya tim anggota dari Jakarta Ibu.”

Dalam pesan singkatnya itu, oknum yang mencatut nama Kasatreskrim Polres Manggarai Barat itu meminta uang tiket pesawat sebesar Rp 1.634.000 per tiket untuk 3 orang tim anggota yang akan kembali dari Jakarta.

Orang itu pun berjanji akan siap membantu jika ada masalah.

“Pada prinsipnya, kita siap saling bantu kalau ada masalah. Sekedar info komandan.. Jadwal Jkt-Kpg Pukul 15:00 sore ini ibu,” tulisnya via pesan singkat, Sabtu, 22/4/2017 sekitar pukul 14:00.

Wabup Maria Geong pun menolak secara halus permintaan itu dengan mengatakan dirinya sedang ada urusan keluarga di kampung.

Menurut Maria Geong, ia sangsi kalau orang yang meminta itu aparat Polres Manggarai Barat, karena itu kali pertama dirinya diminta uang tiket oleh orang yang mengaku Polisi.

Apalagi dirinya sangat benci praktek suap menyuap atau pun pemerasan.

Hal yang sama juga menimpa Ketua DPC Partai Hanura Manggarai Barat Pius Daru.

Dikatakan Daru, malam 22/4/2017, ia menerima telpon dari seseorang yang mengaku Wakapolres Manggarai Barat, I Ketut Wiyasa.

Dengan argumentasi yang sama, oknum tersebut meminta dikirimkan sejumlah uang sebesar Rp 1.731.000 per tiket untuk tiga orang anggota Polisi. Oknum itu pun berjanji akan membantu DPRD Manggarai Barat jika ada masalah.

Pius Daru pun meminta nomor rekening orang tersebut. Tak lama berselang, oknum pencatut nama tersebut mengirim rekening Bank Mandiri Labuan Bajo Nomor 1090016205403 atas nama Briptu Pol Abdul Halim Siregar.

Setelah itu, Pius Daru mengirim pesan singkat atau SMS tersebut kepada Kapolres Manggarai Barat.

Melalui pesan singkat, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Dr. Supriyanto mengatakan modus permintaan uang atas nama Wakapolres Mabar, I Ketut Wiyasa merupakan modus penipuan.

Dikatakan Supiyanto, pihaknya akan mengecek nomor rekening itu untuk mengetahui siapa pemiliknya.

“Yang pasti dia bukan orang Manggarai Barat tetapi dari luar Manggarai Barat,” ujarnya per telephone.

Menurut Supiyanto penipuan seperti itu biasanya hanya memanfaatkan situasi di tengah Polda NTT sedang melakukan rotasi termasuk Wakapolres.

“Dia hanya memanfaatkan pergeseran ini untuk menipu orang seperti pak Pius Daru. Sementara pak Wakapolres sedang ada di Labuan Bajo. Coba dicek. Dia ada di rumah sekarang,” pungkasnya. (Alfan Manah/HWL/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password