breaking news New

Syafii Maarif: Islam Radikal Indonesia Gunakan Pradaban Arab yang Bangkrut

Buya Syafii Maarif

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke-13, Buya Syafii Maarif mengatakan kelompok Islam yang keras dan radikal di Indonesia adalah kelompok Islam yang menggunakan peradaban Arab yang sudah bangkrut.

“Kelompok keras itu sebenarnya menginvestai dari peradaban muslim arab yang bangkrut, jadi tidak semua tradisi Islam”, papar Buya.

Pernyataan itu disampaikannya pada saat acara Seminar Internasional Budaya Tionghoa di Ballroom Hotel Inna Garuda Yogyakarta, pada Rabu, 10 Mei 2017.

Menurutnya, budaya Arab tidak seharusnya dibawa dalam menganut agama Islam karena pokok ajaran Islam adalah Al Quran dan perilaku Nabi Muhammad SAW.

“Bacaan pokok adalah Al quran dan perilaku Nabi, bacaan pokok haram dan bacaan lainnya bukan asli dari Islam. Ada dimensi Arabisme yang sebetulnya tidak ada hubungannya dengan nabi dan Islam yang dibawa kesini, seperti kekerasan, merasa benar sendiri”, ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat terutama umat Islam untuk tidak menyamakan Islam dengan Arab, karena Islam sangat berbeda dengan Arab.

“Masyarakat yang tidak mampu bahasa arab jangan menyamakan Arabisme dengan Islam, harus hati-hati. Alquran bukan untuk Arab tapi semua umat manusia yang mau mempercayainya”, jelasnya.

Selanjutnya ia mengatakan perpecahan yang dulu terjadi pada elit politik Arab dengan alasan agama dan Al Quran mulai dirasakannya di Indonesia.

“Arabisme ini usianya sudah berabad-abad dan perpecahan elit arab pada awal abad mulai terasa beberapa saat, dan kita harus keluar dari konflik politis itu yang biasanya mereka mengatas namakan Al quran, atas nama agama. Itu hanya Arabisme”, jelas Buya.

Ia mengajak umat Islam untuk keluar dari perpecahan tersebut dan kembali pada paham pancasila dan NKRI. (AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password