breaking news New

Dukung Program 100-0-100, PDAM Ruteng Akan Tuntaskan Pemasangan 2100 Meteran Gratis

Dirut PDAM Tirta Komodo, Klemens Man

RUTENG, Kabarnusantara.net – Dalam upaya mendukung capaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 di Bidang Cipta Karya yang dikenal dengan 100-0-100, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo Ruteng bertekad akan menuntaskan pemasangan 2100 meteran gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada Juli 2017 mendatang.

Demikian disampaikan Direktur Utama, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo, Kabupaten Manggarai, Clemens Man pada kesempatan Sosialisasi Pemasangan Sambungan Pelanggan PDAM Program Hibah Air Minum APBN Tahun Anggaran 2017 bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kabupaten Manggarai, di Aula Efata, Ruteng, Jumat, 12/5/2017.

Dijelaskan, target 100-0-100 yang telah dikenalkan oleh Kementerian PU adalah target yang tercantum dalam rancangan RPJMN 2015-2019, yaitu target 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak paling lambat di tahun 2019 mendatang.

Menurut Man, pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi data warga MBR calon penerima bantuan hingga melakukan sosialisasi.

“Hari ini kami melakukan sosialisasi bagi 966 warga penerima bantuan meteran gratis di Kecamatan Langke Rembong. Sosialisasi ini dilakukan dalam upaya membangun kesepahaman tentang pentingnya memiliki akses air minum bersih di rumah, kemudian apa hak pelanggan, dan apa kewajibannya,” ujarnya.

Dikatakan Man, sosialisasi itu merupakan sosialisasi ke lima yang dilakukan bagi seluruh calon pelanggan PDAM yang mendapat bantuan meteran gratis. Dari 2100 pelanggan baru itu, 966 diantaranya berasal dari Kecamatan Langke Rembong.

Program tersebut, ujar Man, didukung oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PU dan Kementerian Keuangan.

“Sekalipun didukung penuh tiga kementerian, program ini menuntut dukungan penuh pemerintah daerah melalui PDAM. Karena sistem pencairan anggarannya berbasis kinerja. Jika capaian target dari 2100 meteran hanya selesai dikerjakan 2000 meteran, maka yang dibayar pihak kementerian yah yang 2000 meteran yang sudah dipasang. Pola pencairan dananya, kita kerja dulu, baru dibayar pihak kementerian. Itulah kenapa banyak PDAM di NTT yang belum cukup berhasil menjemput program ini,” ujarnya.

Karena itu, ia mengharapkan dukungan penuh pelanggan PDAM baru itu agar program dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ada pun biaya yang dibebankan ke pelanggan oleh PDAM Tirta Komodo Ruteng sebesar Rp 100.000 untuk biaya administrasi input data pelanggan ke sistem.

Pantauan Kabarnusantara.net tampak ratusan pelanggan baru PDAM itu antusias mendengar arahan Direktur Utama PDAM Ruteng. Mereka pun mengusulkan kepada pihak PDAM agar bekerja profesional melayani pelanggan hingga tak ada satu rumah pun yang tidak menikmati air minum bersih PDAM di tahun 2019 sesuai target RPJMN 2015-2019. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password