breaking news New

Areopagus Indonesia Rilis Hasil Survey Terkait Kriteria Pemimpin NTT 2018-2023

Foto : Tim Peneliti Areopagus Indonesia pose bersama usai memaparkan hasil survey terkait kriteria calon pemimpin NTT 2018-2023

Jakarta, Kabarnusantara.net- Lembaga Areopagus Indonesia melaporkan hasil survey online terkait karakter pemimpin yang dibutuhkan masyarakat NTT dengan tema “Mencari Pemimpin NTT 2018-2023”, pada 16 Mei 2017 bertempat di Cafe Coffe 38 Cikini, Jakarta.

Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memilih kepala daerah baru pada tahun 2018. Publik NTT pun mulai mendiskusikan kandidat yang dinilai mampu memimpin tanah Flobamora ini. Setiap orang atau kelompok memiliki kriteria calon yang tak jarang memancing perdebatan.

Di era cyber, selain kriteria, penolakan terhadap kandidat tertentu diungkapkan secara terbuka oleh para netizen. Keterbukaan ini tentu disambut secara positif terutama bagi para kandidat. Artinya, setiap kandidat dapat mengidentifikasi karakter pemimpin yang dibutuhkan masyarakat NTT saat ini. Lebih dari itu, kandidat juga dapat merumuskan platform program yang menjawab kebutuhan masyarakat NTT.

Berangkat dari latar ini, Areopagus Indonesia mengadakan survei online sebagai bentuk preliminary research (penelitian pendahuluan) yang bertema “Mencari Pemimpin NTT 2018-2023” Survei ini coba mengidentifikasi lebih awal bakal calon, karakteristik netizen, dan persoalan yang menarik perhatian netizen.

Secara metodologi, survei ini menggunakan metode nonprobability sampling, khususnya teknik sampling aksidental. Desain survei adalah cross sectional study. Metode pengumpulan data adalah kuesioner disebarkan kepada netizen yang berasal dari NTT melalui media sosial. Kuesioner tidak hanya dibagikan kepada perorangan tetapi juga group-group media sosial netizen warga NTT. Sampel dalam survei yang dilakukan sejak 23 April-13 Mei ini berjumlah 436 responden.

Adapun Areopagus Indonesia adalah Lembaga kajian kebijakan publik ataupun masyarakat berbasis rasionalitas dan penelitian ilmiah. Areopagus Indonesia memiliki visi menjadi lembaga penelitian, advokasi, dan analisis kebijakan sosial-politik serta lembaga pemberdayaan masyarakat yang kredibel, akuntabel, dan independen.

Areopagus Indonesia akan menyediakan kajian analisis sosial politik untuk menjadi bahan rekomendasi, membangun sistem aplikasi business process untuk pemerintahan dan aktor pembuat kebijakan lainnya. Aeropagus juga akan melakukan monitoring dan evaluasi kebijakan sosio-politik, dan melakukan monitoring opini publik secara berkala dengan menggunakan offline and online survey.

Survei ini memiliki beberapa temuan, yaitu pertama, ada tiga belas nama yang memiliki tingkat dominan di atas 2 % dalam survei ini dari 45 nama yang disebut para netizen, yaitu Boni Hargens, Benny Harman, Raymundus Fernandez, Esthon Foenay, Kristo Blasin, Ahok, Melky Lakalena, Andre Garu, Robert Marut, Marianus Sae, Valens Daki Soo, Adinda Leburaya, dan Marthen Dira Tome.

Kedua, netizen yang berdomisili di NTT cenderung memilih pemimpin yang juga berdomisili di NTT. Kecenderungan itu dialami oleh semua calon yang tinggal di NTT. Misalnya, Adinda Leburaya 100% dan Marten D. Tome 100%, kecuali Kristo Blasin lebih banyak dipilih oleh netizen yang berdomisili di luar NTT (55%).

Ketiga, kecenderungan yang muncul dari para netizen adalah memilih calon pemimpin yang seasal (suku). Kecenderungan ini tampak dalam seluruh calon.

Keempat, sebagian besar para netizen mengenal calon pemimpin yang mereka inginkan. Pada umumnya netizen mengenal kandidat dari media sosial (21,4%), diikuti Partai Politik (15,6%), Televisi (14,9%), dan Koran (11,8%).

Berikut harapan Netizen NTT untuk Pemimpin NTT yang akan datang :

Ada lima harapan para netizen kepada pemimpin NTT periode 2018 – 2023, yaitu pemberantasan korupsi, kualitas pendidikan yang baik, terentasnya masalah kemiskinan, perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta reformasi birokrasi.

Pertama, pemberantasan korupsi. Sebanyak 88 kali netizen menyebut atau menilai persoalan utama NTT saat ini adalah korupsi. Pemimpin NTT yang baru harus bebas dari korupsi dan berani melawan oknum korup yang mengakar di NTT. Untuk diketahui bahwa pada tahun 2015, NTT menempati peringkat keempat dalam hal kasus korupsi (data ICW).

Kedua, kualitas pendidikan. Peningkatan pendidikan di NTT menjadi harapan para nitizen. Pemimpin NTT ke depan perlu memperhatikan sarana dan prasarana pendidikan serta akses pendidikan yang menjangkau sampai ke seluruh pelosok NTT. Harapan netizen ini sesungguhnya menegaskan sejumlah data misalnya Indek Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Kemiskinan NTT berada di tiga besar terakhir.

Ketiga, terentasnya kemiskinan. NTT cukup dikenal dengan provinsi yang masih berada di bawah garis kemiskinan nasional. Harapan netizen adalah meningkatkan derajat hidup, mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, pengembangan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur di NTT sesungguhnya belum merata di seluruh wilayah dan seluruh pelosok desa di NTT. Harapannya, pemimpin NTT perlu melakukan investasi secara maksimal dengan tepat dan terukur di bidang infrastruktur dasar (jalan – jembatan, air bersih, dan penerangan) wilayah untuk mengurangi gap antardaerah yang makin tajam sekaligus upaya untuk menghadirkan sentra-sentra produksi baru. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang berbasis budaya dan ramah lingkungan perlu menjadi prioritas para pemimpin.

Kelima, reformasi birokrasi. Sistem birokrasi yang berbelit-belit menjadi kritikan para netizen. Harapan netizen adalah reformasi birokrasi dan penggunaan sistem e-government dengan tata kelola anggaran yang baik. Birokrasi mengedepankan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran yang berbanding lurus denga capaian kinerja pegawai dan kualitas.

Akhirnya netizen sangat merindukan kandidat pemimpin yang tegas, cerdas, jujur, berani, merakyat dan berintegritas. Saat kita terlibat dalam perhelatan demokrasi di NTT tahun 2018 demi menghasilkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan keinginan rakyat banyak dan bertanggung jawab kepada pilihan rakyat. Salam Aeropagus Indonesia. (KbN/Redaksi)

Direktur Areopagus Indonesia

Yanto Fulgenz

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password