breaking news New

Pilgub NTT 2018, Christian Rotok Buka Komunikasi Politik ke PAN

RUTENG, Kabarnusantara.net – Christian Rotok, Bakal Calon Wakil Gubernur NTT dari Partai Gerindra dikabarkan bakal menduduki posisi penting di Partai Amanat Nasional, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menjawab kabar bergabungnya Christian Rotok ke partai berlambang Matahari itu, wartawan Kabarnusantara,net menemuinya di kediamannya di Jalan Soekarno, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Rabu, 17/5/2015.

Saat ditanya apakah betul informasi yang mengatakan dirinya bergabung ke PAN sebagai Penasihat PAN Provinsi NTT, Rotok mengatakan, yah belumlah yah.

“Yah, belumlah yah. Saya bisa omong kalau saya sudah pegang SK. Untuk sementara, saya belum mendapat SK dari DPP PAN,” ujarnya.

Namun dirinya tak menampik bahwa ia berpeluang menjadi salah satu petinggi PAN Provinsi NTT. Bahkan ia mengaku ada komunikasi yang intens ke arah itu.

“Ada komunikasi politik dengan PAN mulai dari Kabupaten sampai Pusat. Satu bahasanya, masa kader Gerindra dua-dua. Terus, jawaban pak Esthon dan saya, politik itu kan power sharing. Undang-Undang Dasar 45 saja bisa diamandemen. Kita tidak kaku kok,” ujarnya lagi.

Dikatakan Rotok, jika dibaca dirinya yang berpindah ke partai lain, itu normal. Karena menurutnya, yang Ketua DPD I Gerindra itu kan pak Esthon.

“Masa pa Esthon yang pindah. Ketua Gerindra NTT kan cuma satu, wakil-wakil ketuanya kan banyak, bukan hanya saya. Jadi kalau ada bacaan bahwa saya akan pindah ke partai lain itu kan normal. Apalagi jika PAN dukung Esthon-Chris,” ujarnya.

Soal dukungan partai, selain Partai Gerindra, pihaknya mengaku telah membangun komunikasi dengan Partai Nasdem, Demokrat, PKPI, dan PAN.

Untuk diketahui, Christian Rotok sebelumnya telah menetapkan pilihannya untuk berpasangan dengan Esthon Foenay sebagai Calon Gubernur NTT. Esthon kini menjabat selaku Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT. Dan pasangannya Christian Rotok menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT.

Untuk dapat mencalonkan diri, dibutuhkan minimal 13 kursi dukungan bagi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur 2018 mendatang. (Alfan Manah/KbN)

<

2 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password