breaking news New

Unik, Di Lombok Ujian Nasional Lahirkan Tradisi Baru

LOMBOK, Kabarnusantara.net- Ujian Nasional (UN) adalah ujian akhir sekolah sebagai prasyarat untuk mendapatkan kelulusan dan sebagai prasyarat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi bagi siswa-siswi yang mengenyam pendidikan di sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Seperti halnya yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 1 Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, NTB pada Rabu, 17 Mei 2017.

Di SDN ini, Ujian Nasional biasanya diselenggarakan jam 08.00 – 12.00 dan akan berlangsung selama 3 hari.

Suasana tegang dan cemas tentunya menyelimuti setiap peserta ujian. Ditambah pengawasan yang ketat guna menciptakan suasana yang nyaman dan aman serta jauh dari keributan yang dapat mengganggu konsentrasi peserta ujian.

Namun, ditengah kebiasaan tersebut, situasi unik pun terjadi. Di SDN 1 Loang ini, situasi ujian diwarnai dengan tradisi ‘’ngater’’. Ngater dalam bahasa lokal setempat berarti menghantar makanan yang dilakukan orang tua untuk diberikan kepada pengawas ujian.

Hasil pantauan Kabarnusantara.net, tampak sejumlah orang tua siswa yang anaknya menjadi peserta ujian sibuk mengatarkan makan ke para guru maupun pengawas ujian.

Tidak hanya itu, usai mengantar makanan, para orang tua pun tetap menunggu anaknya di sekitaran lingkungan sekaloh hingga ujian usai.

Bermaksud, keberadaan mereka sebagai orang tua dapat memberikan motivasi kepada anaknya agar dapat menyelesaikan ujian dengan baik.

Kepala Sekolah SDN 1 Loang, H. Sahman. S,pd menuturkan bahwa tradisi mengantar makanan yang dilakukan orang tua peserta ujian adalah tradisi lama yang yang sudah membudaya dan sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada para guru yang telah medidik anak-anak mereka.

“Pristiwa seperti ini sudah menjadi tradisi dan ini sudah sangat membudaya di sini. Mengantar makanan ini pun tidak diwajibkan atau tidak ada aturan yang mewajibkan dari pihak sekolah. Tradisi ini adalah kebiasaan orang tua sejak nenek moyang kita yang tujuannya sebagai bentuk ucapan terimkasih kepada para guru atau pengajar karena selama ini telah mendidik anak mereka di sekolah dengan baik”, jelas Sahman. (Doni Sasake/AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password