breaking news New

Bupati Manggarai Teken MoU dengan BPJS

RUTENG, Kabarnusantara.net  – Bupati Manggarai, Deno Kamelus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN-KIS bersama pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diwakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Kodu Billi, pada Selasa, 23 Mei 2017 di Aula Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai di Ruteng.

Dalam naskah MoU yang dibacakan Kepala Bagian Sosial, Yos Ardis disebutkan, integrasi Jaminan Kesehatan Daerah pada program Jaminan Kesehatan Nasional bagi penduduk miskin di Kabupaten Manggarai bertujuan untuk memberi kepastian jaminan kesehatan bagi penduduk miskin.

“Ruang lingkup integrasi berupa perluasan kepesertaan program JKN-KIS bagi penduduk miskin di Kabupaten Manggarai. Peserta penerima bantuan iuran itu memperoleh identitas berupa kartu yang telah dicetak oleh BPJS Kesehatan yang didukung pembiayaannya oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai,” ujar Ardis membaca MoU.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Kodu Billi mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mendukung Program BPJS Kesehatan sejak dibentuk pada 1 Januari 2014.

Dukungan Pemkab Manggarai, kata Billi, semakin nyata dengan didaftarkannya masyarakat miskin yang selama ini tergabung dalam Jamkesda ke JKN-KIS.

Menurutnya, tanpa dukungan semua pihak, program itu tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Program ini tidak bisa berjalan jika tidak ada dukungan dan keterlibatan semua pihak diantaranya peserta BPJS, pemberi layanan kesehatan, BPJS dan pemerintah selaku regulatornya,” ujar Billi sumringah.

Sementara itu, Bupati Manggarai, Deno Kamelus, dalam paparannya mengatakan, hingga Mei 2017, baru 61% penduduk Manggarai yang terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan.

Dari 338.324 jiwa Penduduk Manggarai, ujar Deno, 208.330 jiwa yang sudah terdaftar dalam program jaminan kesehatan. Masih tersisa 39% diantaranya yang belum masuk dalam program jaminan kesehatan.

Karena itu, ujar Deno, pihaknya berupaya secara bertahap mengakomodir penduduk miskin untuk masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Untuk tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Manggarai akan mengakomodir 3.623 jiwa penduduk miskin yang diintegrasikan ke dalam program JKN-KIS. Dan pembayaran iurannya akan ditanggung APBD II Kabupaten Manggarai,” ujarnya.

Penandatanganan MoU itu disaksikan Sekda Kabupaten Manggarai Manseltus Mitak, Direktur BLUD Rumah Sakit Umum Ruteng Dokter Ida, Kepala Operasional BPJS Ruteng, Yohanes Santo, Anggota Persatuan Pensiunan TNI Manggarai, dan Para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai. (Alfan Manah/KbN)

<

10 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password