breaking news New

Rektor UIN SUKA: Job Fair Merupakan Upaya Membangun Kholifah Berkualitas

Yogyakarta,  Kabarnusantara.net – Job Fair merupakan salah satu acara yang ditunggu tunggu oleh para pencaker (pencari kerja) diseluruh Indonesia. Beberapa hari lalu,  telah hadir Jogja Job Fair 2017 yang diadakan oleh Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi DIY. Acara Job Fair itu berlangsung pada tanggal 22-23 Mei 2017 yang bertempat di Convention Hall Lt-2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Job fair yang diikuti oleh 40 perusahaan menyediakan lowongan 1001 lowongan pekerjaan dengan berbagai spesikasi yang dibutuhkan perusahaan.

Salah satu panitia penyelenggara Job Fair berharap  pameran kesempatan kerja ini berharap dapat memberikan peluang besar kepada  kepada Mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya di berbagai perguruan tinggi di DIY. Serta masyarakat pada umumnya.

“Acara ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya. Serta mengurangi pengangguran yang ada di Yogyakarta”, Tegas panitia perwakilan dari Disnakertrans DIY saat di temui sebelum acara pembukaan.

Disampaikan Oleh Ketua Umum IKA Fishum Nur Faizin, S.Sos., MA bahwa kegiatan Job Fair seperti ini memang sering dilakukan oleh pemerintah. Khususnya Kemenaker RI.

“Sejak 2016, Kemenaker berusaha menggelar Job Fair di kampus-kampus dan SMK-SMK. Itikad Kementerian untuk mengurangi pengangguran. Dan yang terpenting, dalam penyelenggaraan Job Fair ialah tidak dipungut biaya, gratis,” ujarnya.

Jogja Job Fair 2017 ini memang pertama kalinya diadakan di UIN Sunan Kalijaga. Bekerjasama dengan Kemenaker serta Disnakertrans, IKA FISHUM mencoba menginisiasi kegiatan ini untuk menekan angka pengangguran.

Sementara Prof. KH.Yudian Wahyudi, Ph.D., Selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga juga berharap penyelenggaran job fair tahun   ini dapat membangun peradaban di Indonesia serta menciptakan kholifah kholifah yang berkualitas.
Dan tentunya mendapatkan pekerjaan juga membutuhkan gelar akademik.

“Khalifah itu maksudnya ingin membangun SDM yang tepat untuk pembangunan. Misalnya anda ingin jadi kepala rumah sakit, syaratnya ya memiliki gelar Dokter,” ujar Yudian dalam sambutan pembukaan Jogja Job Fair 2017 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Lanjut Yudian, dalam rangka membangun peradaban serta menciptakan kholifah-kholifah yang baru tentunya tidak boleh ada kesenjangan atau marginalitas terhadap kaum disabilitas. Sehingga kesempatan kerja juga berlaku adil bagi kaum disabilitas sesuai dengan bidangnya. Sebab, penyandang disabilitas bukanlah orang yang tidak mempunyai kemampuan, justru mereka mempunyai kemampuan yang lebih dibidangnya masing-masing (Laila/KbN).

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password