breaking news New
Eddy Danggur

Soal Pede, Eddy Danggur Dinilai Tidak Sejalan Dengan Misi Pembelaan Ahok

Jakarta, Kabarnusantara.net – Pengamat Hukum, Petrus Selestinus menilai kehadiran Eddy Danggur (ED) dalam dialog internal dengan ASN Kabupaten Manggarai Barat tidak sejalan dengan misi pembelaan dalam kasus Ahok.

“Keberadaan Eddy Danggur dalam kasus Pantai Pede membela Pemda Kabupaten Manggarai Barat tidak sejalan dengan semangat dan misi pembelaan dalam kasus Ahok,” ujarnya kepada Kabarnusantara.net di Jakarta (31/5).

Ia menyesalkan kehadiran ED karena dialog tersebut selain karena bersifat tertutup juga karena persoalan Pantai Pede masuk ranah publik.

“Kehadiran Rekan sejawat Advokat Eddy Danggur dalam dialog internal yang bersifat tertutup dengan ASN Kabupaten Manggarai Barat dalam membahas kasus Pantai Pede patut disesalkan, karena selain dialog itu bersifat tertutup terutama tertutup untuk media, juga persoalan Pantai Pede sudah masuk dalam ranah publik sehingga dialog dimaksud seharusnya dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat, karena maayarakat Mabar memiliki hak untuk tahu,” tegas Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) itu.

Namun, Petrus mengharapkan kehadiran Eddy Danggur dapat memberikan pengaruh positif dalam dialog yang bersifat tertutup tersebut.

“Namun demikian, kita berharap semangat dan roh perjuangan Rekan Eddy Danggur sebagai Adbokat dan Kuasa Hukum Ahok, bisa memberi warna di dalam dialog dimaksud. Warna dan semangat anti korupsi, anti KKN dan membangun untuk kesejahteraan rakyat harus menyertai dialog antara Eddy Danggur dengan ASN Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya lagi.

Ia mengatakan, jika dialog itu kemudian menghasilkan sebuah kompromi untuk melawan kehendak rakyat dan menutup akses masyaraat tentang hal-hal yang bersifat publik, maka semangat dan roh perjuangan Ahok sepertinya hilang dalam diri Rekan sejawat Eddy Danggur bersamaan dengan berakhirnya Ahok menempuh upaya banding.

“Kita masih percaya Rekan sejawat Eddy Danggur akan menginspirasi ASN Kabupaten Manggarai Barat untuk melakukan sesuatu untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat Manggarai Barat dan menjadi jembatan bagi kepentingan masyarakat dan Pemda Kabupaten Manggarai Barat yang saat ini stagnan,” tutup advokat peradi tersebut. (Wirawan/KbN)

<

1 Comment

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password