breaking news New

Gubernur NTT: Siapapun Yang Datang untuk Pencerahan Agama Perlu Izin Pemerintah

Ende, Kabarnusantara.net – Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, Pada 1 Juni 2017, Para Bupati dan Walikota se-NTT bersama Gubernur NTT mengadakan Rapat Kerja di Kantor Bupati Ende.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTT, Frans Lembu Raya tersebut membahas 3 Topik Penting, yaitu tentang situasi bangsa khususnya terorisme dan radikalisme, pilkada serentak 10 Kabupaten NTT serta masalah Guru Honor SMA, SMP di seluruh Wilayah Provinsi NTT.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Frans Lebu Raya menegaskan kembali kesepakatan forum tentang radikalisme dan terorisme.

“Forum sepakat dengan lima poin penegasan tentang radikalisme dan terorisme sesuai kesepakatan di Labuan Bajo yang dibacakan di lapangan Pancasila – Ende yang ditandatangani bersama oleh Gubernur, Forkompimda dan Para Bupati,” ujar Gubernur.

Selain itu, ia menyampaikan, setiap orang yang datang ke NTT untuk kepentingan pencerahan agama harus melalui izin pimpinan agama setempat dan pemerintah daerah.

“Siapapun yang datang ke NTT untuk memberikan pencerahan agama harus sepengetahuan pimpinan agama setempat dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Karena itu, dia mendorong untuk membentuk wadah yang mengurus tentang Ideologi atau lembaga pemantapan Ideologi.

Sementara itu, Kapolda NTT, Irjen Pol. Agung Sabar Santoso, menyampaikan mengenai ancaman terorisme dan radikalisme di NTT. Ia mencontohkan kejadian yang terjadi di Kampung Melayu, dimana sasaran terorisme adalah Anggota Polri.

“kejadian di Kampung Melayu yang menjadi sasaran adalah posisi, karena teroris menganggap Polri adala Taulud,” Ujarnya.

Karena itu, ia menyampaikan kalau jadi orang Hindu jangan jadi orang India, kalau jadi orang Islam jgn jadi orang Arab dan kalau jadi orang Kristen jgn jadi Yahudi, jadilah orang Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Drs Frans Lebu Raya (Gubernur NTT), Anwar Pua Geno S.H (Ketua DPRD NTT), Brijen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E. M.M (Danrem 161/WS), Irjen Pol Agung Sabar Santoso (Kapolda NTT), Brigjen Mar Dedy Suhendar (Danlantamal), Kombes Pol Novie Hermansyah (Irwasda Polda NTT), Kombes Pol Agus Priyanto (Dir. Intel Polda NTT), Kolonel Inf Yudi P. (Kasi Intelrem 161/Ws), Dr. Sunarta, S.H.MH (Kepala Kejaksaan Tinggi NTT), Andreas Don Rade SH.MH (Kepala Pengadilan Tinggi NTT), Kol Penerbang Rony Irianto Moningka, ST.MM (Danlanud Eltari Kupang), Drs Daeng Rosada (Kabinda NTT), Forkompinda Kabupaten/Kota se Propinsi NTT dan Ketua DPRD Kab/Kota Se NTT. (Wirawan/KbN)

<

2 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password